Hal tersebut disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu Rahmat Waluyanto dalam jumpa pers di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (10/6/2008).
"Kita masih optimistis target penerbitan SUN netto akan tercapai meskipun pasar saat ini masih bearish, kan masih banyak instrumen yang masih kita bisa kita terbitkan baik yang bertenor pendek maupun panjang," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor SUN saat ini lebih banyak memegang SUN yang memiliki jangka waktu di atas 10 tahun. Disusul dengan SUN jangka waktu 5-10 tahun, dan tenor 2-5 tahun.
"Kalau untuk SUN yang bertenor 5 tahun, peminatnya sedikit, karena permintaan yield-nya meningkat tajam. Oleh karena itu untuk lelang yang bertenor 5 tahun tidak ada yang kita ambil hari ini, karena yield yang diminta sangat tinggi," ujarnya.
Situasi ini terjadi karena pasar melihat inflasi dalam short term masih akan meningkat tajam tapi untuk jangka panjangnya investor meyakini laju inflasi akan lebih baik sehingga tidak menggerus obligasi. (ddn/ir)










































