Demikian dikatakan oleh Group Managing Director Asia Pacific ANZ Alex Thursby dalam acara ANZ & Panin Bank Welcome Australian Banking Analysts & Fund Managers, di Gedung Panin Bank, Jakarta, Senin (16/6/2008).
"Untuk merealisasikan target kami, yaitu hasil usaha ANZ di Asia Pasific akan memberikan kontribusi sebanyak 20% dari laba bersih setelah pajak pada tahun 2012. Indonesia menjadi salah satu negara yang signifikan di Asia Pasifik," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menambahkan bahwa ANZ bank juga memberikan kontribusi terhadap masalah menajemen risiko yang dilakukan oleh panin bank sebagai peranan yang telah berpengalaman hal tersebut.
"Indonesia pasar yang signifikan bagi pertumbuhan usaha ANZ dengan menyediakan produk jasa keuangan kepada nasabah di sektor ritel dan bisnis di Indonesia," jelasnya.
Mengenai upaya ini ANZ mengajak 33 rombongan para analis industri perbankan dan beberapa perwakilan pengelola dana dari Australia ke Indonesia untuk memprentasikan strategi pertumbuhan usaha ANZ di ANZ.
"ANZ bank melihat Indonesia masih tumbuh secara progresif termasuk perusahaan di Indonesia yang menunjukan kinerja baik, sehingga banyak potensi yang harus dikembangkan," jelasnya.
Walaupun ia mengakui dengan kondisi masih tingginya inflasi dunia, dan dampak subprime mortgage, ia menilai Indonesia masih punyan potensi untuk dikembangkan.
ANZ memiliki perwakilan di Indonesia dengan mendirikan perusahaan bank patungan ANZ Panin Bank pada tahun 1983, ANZ memiliki 85% saham sedangkan Panin Bank hanya memiliki 15%. Sementara dalam Panin Bank, ANZ memiliki 30% saham di Panin Bank pada tahun 1999.
Selain Indonesia ANZ juga memiliki investasi di negara Asia Pasific lainya seperti di Vietnam, Kambodja, Malaysia dan lain-lain. (hen/ir)











































