Demikian dikatakan oleh VP Marketing and Customer Care PT Telkom Tbk Iskriono Windiarjanto dalam acara perjanjian kerjasama (PKS) antara Bank Mega Syariah dengan Telkom Group di Gedung Bank Mega, Jakarta, Selasa (17/6/2008).
"Kita akan terus tingkatkan transaksi yang sekarang yang memkai non tunai mencapai 30%, ditargetkan bisa menjadi 50%," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu AVP Payment Management Telkom Syahrul Darianto mengatakan bahwa sekarang ini transaksi yang dilakukan pelanggan Telkom yang terdiri dari pelanggan rumah, Flexy dan Speedy mencapai kurang lebih Rp 25 trliun per tahun dengan jumlah pelanggan mencapai 10 juta pelanggan.
Menurutnya selain melakukan kerjasama dengan perbankan Telkom juga menggandeng beberapa jasa layanan pembayaran lainnya seperti, finnet, PT Pos Indonesia dan koperasi pegawai Telkom.
"Kita sudah bekerja sama dengan 43 bank hingga akhir tahun yang di kumpulkan melalui jasa perbankan masih dibawah 50%," katanya.
Ia menambahkan setiap pelanggan Telkom yang menggunakan jasa pembayaran melalui bank akan dikenakan Rp 1900 per transaksi sedangkan untuk di luar Jakarta mencapai Rp 1.600 per transaksi.
Salah satu yang telah dilakukan pada hari ini,Telkom menggandeng Bank Mega Syariah untuk bekerjasama dalam pembayaran jasa telekomukasi.
Kerjasama Telkom dengan Bank Mega Syariah ini meliputi penerimaan pembayaran jasa telekomunikasi (jastel) untuk pelanggan telepon rumah, Flexy, Classy, Flexy Home, Speedy melalui layanan Jasa cash teller, autodebet, ATM dan EDC di bank Mega Syariah. (hen/ir)











































