Asosiasi BPD Pangkas Target Kredit Jadi 20-25%

Asosiasi BPD Pangkas Target Kredit Jadi 20-25%

- detikFinance
Kamis, 19 Jun 2008 15:30 WIB
Asosiasi BPD Pangkas Target Kredit Jadi 20-25%
Jakarta - Kenaikan harga BBM dan tren meningkatnya inflasi membuat bank-bank daerah yang tergabung dalam Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) merevisi target pengucuran kredit dari 30 persen menjadi 20-25 persen.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Asbanda Winny E Hassan usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (19/6/2008).

"Jadi kalau pertumbuhan secara umum sekarang itu sekitar 30 persen, mungkin menjadi 20 sampai 25 persen," kata Winny yang juga Dirut Bank DKI itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, kebijakan penurunan target ini diserahkan ke masing-masing BPD. Saat ini, ada BPD yang memiliki target lebih tinggi, sampai 37 persen, dan ada juga yang lebih rendah.

Winny menyebutkan, rata-rata non performing loan (NPL) BPD selama ini memang lebih rendah dari bank-bank nasional karena banyak melibatkan APBD sebagai captive market. NPL rata-rata 26 BPD sampai Maret 2008 sebesar 1,89 persen,Β  lebih rendah di bawah patokan NPL nasional sebesar 5 persen.

"Rendah karena saat ini captive market yang sangat amanlah. Tetapi kita juga mewaspadai karena kemarin kebetulan ada arahan Gubernur BI yang minta sangat berhati-hati terhadap kemungkinan peningkatan NPL," kata Winny yang didampingi 25 Dirut BPD lainnya.

Dalam laporan Asbanda ke Wapres, disebutkan total aset 26 BPD per Maret 2008 mencapai Rp 168,5 triliun, kredit Rp 75,23 triliun, dana pihak ketiga yang disalurkan Rp 141,28 triliun, laba Rp 1,6 triliun, dan NPL 1,89 persen.

Dalam kesempatan itu, Asbanda juga menyampaikan komitmen 26 BPD melakukan good corporate governance seperti dituangkan dalam Deklarasi Yogyakarta pada 9 Juni 2008 lalu di hadapan Wapres.

(aba/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads