Demikian dikatakan Deputi Gubernur BI Siti Ch. Fadjrijah di sela-sela acara Festival Budaya Pasar Terapung 2008 di sungai Martapura, Jalan Jend. Sudirman, Banjarmasin, Sabtu (21/6/2008).
Â
Menurutnya saat ini masalah yang perlu diselesaikan dan digarap BI adalah persoalan SDM dan sosialisasi perbankan syariah di Indonesia.
"Prioritas BI untuk perbankan syariah adalah mengembangkan SDM dengan kerjasama bersama LPPI (Lembaga Pendidikan Perbankan Indonesia) untuk mendidik SDM syariah," urainya.
Â
LPPI sendiri memang akan membuka pendidikan untuk calon SDM yang terlatih menjalankan perbankan syariah. "Bayangkan belum dibuka yang untuk syariahnya saja sudah ada 1.300 orang yang daftar, ini memperlihatkan kebutuhan SDM yang besar. Kita juga bekerjasama dengan Unair, pokoknya BI akan all out untuk kebutuhan SDM bagi perbankan syariah," katanya.
Â
Selain itu, guna memperluas bisnis pembiayaan syariah di Indonesia, BI juga menghimbau kepada perbankan syriah agar tidak hanya melakukan pembiayaan di sektor UKM saja, tapi juga harus menjamah korporasi.
Â
"Selama inikan perbankan syariah terbiasa dengan pembiayaan UKM seperti agribisnis, tapi tidak boleh menutup untuk yang besar, kalau yang besar tidak digarap maka pertumbuhan pembiayaannya juga lambat," ucapnya.
Â
Dia mengatakan perbankan syariah bisa melakukan sindikasi untuk pembiayaan korporasi. "Kita lihat potensi pembangunan infrastruktur di Indonesia masih besar dan pembiayaannya masih bisa digarap," imbuhnya. (dnl/ir)











































