Sukuk Ritel Baru Terbit di 2009

Sukuk Ritel Baru Terbit di 2009

- detikFinance
Minggu, 22 Jun 2008 13:21 WIB
Sukuk Ritel Baru Terbit di 2009
Jakarta - Pemerintah akan menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN/sukuk) dengan tenor jangka panjang terlebih dulu. Untuk sukuk berjangka pendek atau sukuk ritel baru bisa terbit di 2009.

Penerbitan sukuk ritel pun akan dilakukan setelah melihat respon pasar terhadap sukuk jangka waktu panjang atau sukuk wholesale.

Hal tersebut disampaikan Direktorat Kebijakan Pembiayaan Syariah Departemen Keuangan, Agus P Laksono, dalam diskusi di Jl Tebet Barat Dalam IV B, Jakarta, Minggu (22/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk tahun 2009, kami sedang mempersiapkan penerbitan sukuk ritel dan Islamic Treasury Bills (T-Bills). Namun opsi ini sangat tergantung pada respon sukuk wholesale. Jika yang disebut terakhir sudah bagus responnya, sukuk ritel dan T-Bills tidak diterbitkan tahun depan," ulas Agus.

Untuk tahap awal pemerintah akan menerbitkan sukuk dengan jangka waktu 7 hingga 10 tahun yang akan diterbitkan pada Agustus 200 nanti. Sukuk ritel (jangka pendek) tergantung hasil ujicoba penerbitan di Agustus itu.

Underlying asset
yang menjadi landasan penerbitan sukuk yang telah disediakan jumlah maksimalmya sebesar Rp 18,8 triliun.

"Sebagai tahap awal akan diterbitkan dalam rupiah. Kalau respon pasar bagus, bahkan bisa terserap semua, sebesar Rp 18,8 triliun itu akan diterbitkan dalam rupiah seluruhnya," jelas Agus.

Selain tiga bentuk sukuk tersebut, yakni sukuk wholesale, ritel dan sukuk pendek, Departemen Keuangan juga sedang menggodok diterbitkannya Project Financing Sukuk dan Exchangeable Sukuk.

"Untuk project financing sukuk sedang kami godok dengan Bappenas. Kalau exchangeable sukuk juga kami siapkan sebagai opsi terakhir. Exchangeable sukuk ini merupakan bentuk convertible bond (obligasi konversi) dalam sukuk," ujar Agus. (dro/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads