Menurut data Statistik Perbankan Indonesia yang dikutip detikFinance dari Bank Indonesia, Sabtu (28/6/2008), total aset yang dimiliki 10 bank umum nasional mencapai Rp 1.194 triliun, dengan pangsa pasar yang dikuasai mencapai 61,41%.
Jumlah itu meningkat tipis dengan aset 10 bank umum nasional tersebut pada periode yang sama tahun 2007 yang mencapai Rp 1.043 triliun dengan penguasaan pangsa pasar 61,22%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 10 bank umum nasional dengan aset terbesar:
- Bank Mandiri (Rp 282,710 triliun)
- Bank Central Asia/BCA (Rp 213,957 triliun)
- Bank Rakyat Indonesia/BRI (Rp 200,075 triliun)
- Bank Negara Indonesia/BNI (Rp 162,344 triliun)
- Bank Danamon Indonesia (Rp 89,800 triliun)
- Pan Indonesia Bank (Rp 55,137 triliun)
- Bank Niaga (Rp 54,846 triliun)
- Bank Internasional Indonesia/BII (Rp 50,550 triliun)
- Citibank NA (Rp 43,558 triliun)
- Bank Permata (Rp 41,224 triliun.
Jumlah DPK Bank Umum Stabil
Untuk periode hingga Maret 2008, bank umum nasional mencatat penurunan jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) dalam rupiah, sementara DPK dalam valas justru meningkat.
Jika Maret 2007 jumlah DPK dalam rupiah mencapai Rp 85,02 triliun, maka per Maret 2008 jumlahnya turun menjadi Rp 83,92 triliun. Sementara DPK dalam valas meningkat dari Rp 14,98 triliun menjadi Rp 16,08 triliun.
Dari DPK tersebut, porsi deposito turun dari Rp 48,49 triliun menjadi Rp 44,91 triliun. Sementara tabungan meningkat dari Rp 25,82 triliun menjadi Rp 29,19 triliun. Untuk giro stabil dari Rp 25,69 triliun menjadi Rp 25,89 triliun.
(qom/qom)











































