Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Saham telah ditandatangani pada Jumat 27 Juni 2008.
"Melalui akuisisi ini, Tunas Finance akan menjadi ujung tombak Bank Mandiri untuk meningkatkan pangsa pasar Bank Mandiri di bidang Consumer Finance, khususnya untuk pembiayaan kendaraan bermotor," ujar Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo, dalam siaran pers dari Bank Mandiri yang diterima detikFinance, Senin (30/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Bank Mandiri mengembangkan bisnisnya melalui 5 Strategic Business Units (SBUs), antara lain Consumer Finance yang mempunyai fokus pada pembiayaan konsumer, yang diharapkan dapat menjadi lokomotif pertumbuhan bisnis Bank Mandiri di masa mendatang.
Total pinjaman yang disalurkan di SBU Consumer Finance per 31 Maret 2008 sudah mencapai Rp 15,76 triliun atau tumbuh sebesar 40,73 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Β
Sementara itu, Direktur Utama PT Tunas Ridean Tbk. Anton Setiawan, menyampaikan bahwa kerjasama strategis dengan Bank Mandiri akan membuat Tunas Finance menjadi lebih kuat serta mampu bersaing dari sisi dukungan pendanaan, jaringan dan image pemegang saham yang lebih credible di mata market dan konsumen.
Pengambilalihan saham Tunas Finance oleh Bank Mandiri hanya akan menjadi efektif apabila seluruh syarat-syarat yang ditetapkan di dalam PPJB telah terpenuhi.
Kinerja Tunas Finance
Sampai akhir Desember 2007, total pembiayaan konsumen yang disalurkan Tunas Finance mencapai Rp 2,04 triliun dengan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 84,7 miliar dan Return on Equity (ROE) sebesar 25,22%.
Pada saat ini Tunas Finance mempekerjakan 978 karyawan dengan 32 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.
(ddn/ddn)











































