Angka ini meningkat sekitar Rp 1,5 triliun dibanding pencapaian transaksi kartu kredit tahun 2007 yang mencapai Rp 6 triliun.
Hal tersebut disampaikan Direktur Konsumer BNI Darwin Suzandi usai penandatanganan kerja sama dengan Ford Motor Indonesia di Gedung BNI, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (1/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Darwin menuturkan saat ini dari 2 juta nasabah BNI 30 persennya merupakan merupakan custumer base sedangkan untuk kartu kredit 160.000 nasabah.
"Kita harapkan sampai akhir tahun dengan bisa mencapai 400.000 kartu," ujarnya.
Dari total portofolio kredit BNI sebesar Rp 20 triliun 20 persennya merupakan porsi kartu kredit. Portofolio kredit konsumer terbesar masih dipegang oleh KPR
Mengenai suku bunga saat ini BNI belum menyesuaikan dengan kenaikan BI Rate kemarin.
"Kita belum menyesuaikan, masih lihat-lihat situasi. Kita mengalami dilematis satu sisi cost of fund naik tapi kalau kita naikkan serta merta akan bermasalah di NPL nya jadi perlu berhati-hati," ujarnya.
Jika pun menaikkan suku bunga pun nantinya masih dalam batas yang diharapkan akan terjaga oleh pasar.
(ddn/qom)











































