Untuk pertama kalinya, sebuah bank asing yaitu HSBC, akan ikut serta dalam program linkage yang fokus pada kredit UKM ini.
Demikian disampaikan Direktur Penelitian dan Pengembangan Perbankan Bank Indonesia Halim Alamsyah dalam keterangan persnya di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (9/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Linkage program adalah kerja sama antara bank umum dan BPR untuk pembiayaan kredit kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Pada kesempatan pertamanya, HSBC akan menyalurkan dana sebanyak Rp 675 juta untuk 3 BPR. Jumlah ini memang terbilang kecil jika dibandingkan dengan kucuran dana perbankan lokal lainnya.
Sebut saja bank skala menengah seperti Bank Sinarmas yang akan menyalurkan RP 190 miliar untuk 3 BPR.
Atau Bank Mandiri yang akan mengucurkan Rp 112 miliar untuk 3 BPR, BNI yang akan menyalurkan Rp 75 miliar untuk 3 BPR, dan Bank Jabar yang akan mengucurkan Rp 25,5 miliar untuk 6 BPR.
"Mungkin karena baru awalan, dana dari HSBC tidak terlalu besar. Karena ternyata selama ini perbankan asing ini ternyata kurang informasi, dikiranya linkage program hanya untuk bank lokal," katanya.
(dnl/ddn)











































