Investment Holding Dipilih untuk Induk BUMN Perbankan

Investment Holding Dipilih untuk Induk BUMN Perbankan

- detikFinance
Selasa, 15 Jul 2008 13:28 WIB
Investment Holding Dipilih untuk Induk BUMN Perbankan
Jakarta - Kementerian BUMN memilih opsi investment holding sebagai induk perbankan pelat merah. Perusahaan yang menjadi investment holding bisa BUMN investasi yang sudah lama atau perusahaan baru.

"Bentuknya investment holding. Jadi sudah dikirim ke BI bulan Juni lalu untuk pembentukan investment holding," kata Deputi bidang Perbankan dan Jasa Keuangan Kementerian BUMN, Parikesit Suprapto disela-sela acara penandatanganan BNI dan Ditjen Pajak soal pembayaran PBB di gedung Dhanapala, Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (15/7/2008).

Parikesit menjelaskan, dengan pembentukan investment holding maka masing-masing bank BUMN bisa berjalan dan beroperasi seperti biasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Parikesit saat ini perusahaan investment yang dimiliki pemerintah adalah Danareksa dan Bahana dan kedua-duanya bisa menjadi investment holding untuk bank-bank BUMN atau bisa juga perusahaan baru.

"Kita juga berencana setelah investment holding terbentuk, ke depan kita akan membuat universal banking. Jadi yang masuk itu bukan hanya perbankan saja, tapi asuransi dan jasa keuangan lain akan masuk ke dalamnya," tutur Parikesit.

Pembentukan investment holding ini merupakan upaya pemerintah untuk mengikuti aturan Single Presence Policy (SPP) BI yang harus efektif per tahun 2010. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads