Demikian disampaikan Dirut Bank Mandiri Agus Martowardoyo disela penandatanganan kerjasama pembayaran angsuran ACC di Gedung Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (24/7/2008).
"Semester satu kita on track, tapi semester kedua kita memperkirakan ada perlambatan. Makanya kita revisi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Untuk itu, Bank Mandiri pun melakukan berbagai penyesuaian di bisnis kreditnya baik kredit konsumsi, kredit korporasi, dan kredit komersial.
Sebelumnya, Kepala Ekonom Bank Mandiri Martin Panggabean menjelaskan, pertumbuhan kredit sampai 30% pada saat ini memang sulit bisa terulang lagi. Diperkirakan, kredit yang dikucurkan perbankan nasional pada paruh tahun kedua ini hanya akan tumbuh 23%.
"Kalau kredit tetap tumbuh sampai 30%, justru tidak kompatibel dengan pertumbuhan ekonomi yang sekarang. Justru nanti larinya malah jadi inflasi," ujarnya.
(lih/ddn)











































