Laba Bank NISP Naik Tipis

Semester I-2008

Laba Bank NISP Naik Tipis

- detikFinance
Senin, 28 Jul 2008 17:13 WIB
Jakarta - PT Bank NISP Tbk mencatat perolehan laba bersih semester I-2008 sebesar Rp 147 miliar atau naik 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 140,6 miliar.

Sedangkan pendapatan bunga bersih yang dibukukan sebesar Rp 654,6 miliar per 30 Juni 2008, naik 18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 554,1 miliar.

Selain pendapatan bunga bersih, kenaikan laba bersih juga karena upaya peningkatan low cost funding yang sejak tahun lalu gencar dilaksanakan Bank NISP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demikian penjelasan Presiden Direktur Bank NISP Pramukti Surjaudaja dalam siaran pers, Senin (28/7/2008).

Pramukti menjelaskan, upaya mendorong low cost funding telah berhasil memperbaiki komposisi dana pihak ketiga secara signifikan.  

Porsi total giro dan tabungan naik menjadi 49,3% dari 39,6%, sementara porsi deposito turun menjadi 50,7% dari 60,4%. Sedangkan total dana pihak ketiga mencapai Rp 21,3 triliun atau naik 13% dari Rp 18,9 triliun.

Membaiknya komposisi dana pihak ketiga ini memberikan kontribusi pada peningkatan Net Interest Margin (NIM) menjadi 5,38% per 30 Juni 2008 dari 4,78% pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara dari sisi kredit, Bank NISP berhasil membukukan kenaikan 14% menjadi Rp 20,2 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dilihat dari jenis penggunaannya, sebagian besar kredit disalurkan untuk modal kerja (45,2%), investasi (25,8%) dan konsumer (29,0%). Sedangkan berdasarkan sektor usahanya, kredit tersebut disalurkan masing-masing ke sektor perindustrian (24,6%), perdagangan (23,3%), jasa (17,7%), konsumer (29,0%) dan lain-lain (5,4%).

Bank NISP mencatat rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) sebesar 1,86%. Rasio kecukupan modal (CAR/Capital Adequacy Ratio) 17,60%, Net Interest Margin (NIM) 5,38%, Return On Equity (ROE) 8,67% dan Return On Asset (ROA) 1,50%. Rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga (LDR/Loan to Deposit Ratio) sebesar 95,00%. Sedangkan aset Bank NISP per Juni 2008 tumbuh 9% menjadi Rp 27,9 triliun dari Rp 25,6 triliun.

"Kami masih terus berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan tahun ini dengan telah membuka 3 kantor baru sehingga total menjadi 355 jaringan kantor di seluruh Indonesia. Selain mengoptimalkan jaringan kantor tersebut, kami juga akan terus mengembangkan berbagai produk dan layanan seiring kebutuhan nasabah kami, antara lain premier banking dan unit syariah," urai Pramukti.  

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads