Perbankan Ingin GWM Tak Naik

Perbankan Ingin GWM Tak Naik

- detikFinance
Kamis, 31 Jul 2008 12:38 WIB
Perbankan Ingin GWM Tak Naik
Jakarta - Kalangan bankir meminta agar Bank Indonesia (BI) tidak melakukan perubahan terhadap giro wajib minimum (GWM). Pengetatan mata uang dan menaikkan suku bunga dinilai sudah cukup untuk menekan inflasi.

Demikian disampaikan oleh Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo yang juga menjabat sebagai ketua Ikatan Bankir Indonesia (IBI) usai acara diskusi bertajuk 'What is social marketing circle?' di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta, Kamis (31/7/2008).

"Saya melihat sekarang ini orientasi BI menjaga tingkat bunga jangan menjadi satunya cara untuk mengendalikan inflasi. Saya merasa dengan menaikan tingkat suku bunga sampai kondisi sekarang itu sudah memberikan sinyal, kita harapkan inflasi bisa terjaga jadi kalau giro wajib minimum mau diubah, tentunya kalau bisa jangan diubah. Kita harapkan dengan pengetatan uang dan menaikan tingkat bunga sudah cukup meredam inflasi," tutur Agus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bank Indonesia saat ini terus menggodok perubahan karena aturan yang sekarang dinilai sudah tidak relevan. Tapi BI belum mau mengumumkan kapan revisi GWM itu akan diterbitkan.

GWM adalah kewajiban menyimpan sebagian dana masyarakat yang dihimpun perbankan di BI. Ketentuannya yaitu 5% dari total dana pihak ketiga ditambah jumlah tertentu sesuai besar kecilnya rasio kredit terhadap dana pihak ketiga setiap bank.

Mengenai BI Rate ke depan, menurut Agus, kalau pun naik 0,25% lagi itu itu tidak begitu bermasalah bagi perbankan. Begitu pula dengan dampak kenaikan BBM pada Mei lalu, menurut Agus sudah mulai teratasi dampaknya. Β 

"Kita tahu pada kenaikan pada tahun 2005 BBM hingga 100% perbankan masih bisa melewatinya dengan cara yang baik. Harga minyak, saya kok merasa kita gak perlu mengeluarkan segala upaya, tentu akan bisa terkendali," ujarnya. (hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads