Demikian disampaikan Direktur Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI) Ramzi A. Zuhdi di gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (1/8/2008).
"Sampai saat ini belum ada, cuma cerita doang enggak nongol-nongol, kita berharap ada yang baru, kenyataan nggak. Orang Timur Tengah itu mau membeli bank yang sudah jadi dan besar jadi karena mereka gak punya SDM,Β tapi yang gede enggak ada yang mau jual. Mereka mau cari jalan lain dengan sukuk," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait investor asing yang masuk di sektor bank syariah terutama dihubungkan dengan peristiwa pembatalan Maybank terhadap BII, Ramzi mengatakan bahwa masalah itu adalah bidang kewenangan Bapepam.
"Itukan terkait ketentuan dengan Bapepam, jadi mestinya Bapepam yang harus prepare itukan peristiwa force majeur, itu bukan persoalan kita. Mesti kita ingatkan calon investor agar mereka agar mereka tidak missed," katanya.
Ramzi mengatakan untuk mengantisipasi hal tersebut, BI belum berencana melakukan pembentukan peraturan secara khusus. "Tidak, perlu ada PBI khusus, itu hal biasa dalam bisnis," tambahnya. (hen/ir)











































