BI: Investor Timteng Cuma Ingin Beli Bank Besar

BI: Investor Timteng Cuma Ingin Beli Bank Besar

- detikFinance
Jumat, 01 Agu 2008 15:39 WIB
BI: Investor Timteng Cuma Ingin Beli Bank Besar
Jakarta - Investor Timur Tengah (Timteng) dinilai terlalu pragmatis dalam berinvestasi di sektor perbankan di Indonesia, karena hanya mengincar bank-bank besar dan sudah mapan untuk diakuisisi. Sayangnya bank-bank besar yang sudah mapan tidak bersedia untuk diakuisisi.

Demikian disampaikan Direktur Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI) Ramzi A. Zuhdi di gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (1/8/2008).

"Sampai saat ini belum ada, cuma cerita doang enggak nongol-nongol, kita berharap ada yang baru, kenyataan nggak. Orang Timur Tengah itu mau membeli bank yang sudah jadi dan besar jadi karena mereka gak punya SDM,Β  tapi yang gede enggak ada yang mau jual. Mereka mau cari jalan lain dengan sukuk," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengharapkan para investor tersebut bisa segera merealisasikan investasinya di Indonesia, jangan hanya sebatas wacana rencana investasi saja.

Terkait investor asing yang masuk di sektor bank syariah terutama dihubungkan dengan peristiwa pembatalan Maybank terhadap BII, Ramzi mengatakan bahwa masalah itu adalah bidang kewenangan Bapepam.

"Itukan terkait ketentuan dengan Bapepam, jadi mestinya Bapepam yang harus prepare itukan peristiwa force majeur, itu bukan persoalan kita. Mesti kita ingatkan calon investor agar mereka agar mereka tidak missed," katanya.

Ramzi mengatakan untuk mengantisipasi hal tersebut, BI belum berencana melakukan pembentukan peraturan secara khusus. "Tidak, perlu ada PBI khusus, itu hal biasa dalam bisnis," tambahnya. (hen/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads