Untuk membahas isu perubahan iklim dan dampaknya bagi makro ekonomi, Bank Indonesia bersama dengan ADB, UNDP, GTZ, IMF, dan USAID menggelar seminar internasional 'Macroeconomic Impact of Climate Change: Opportunities and Challenges' di Nusa Dua, Bali yang berlangsung pada 1 hingga 2 Agustus 2008.
"Perubahan iklim akibat pemanasan global mempengaruhi sisi permintaan dan penawaran barang dan jasa yang pada gilirannya membawa dampak terhadap perekonomian," kata Gubernur Bank Indonesia, Boediono, dalam pembukaan seminar seperti dilansir dari situs BI, Sabtu (2/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan memperhatikan dampak perubahan iklim terhadap ekonomi, Bank Indonesia berharap berbagai pihak terkait dapat mengambil langkah-langkah terinterigrasi untuk menentukan strategi dalam membangun kesinambungan perekonomian.
"Melakukan semua persiapan ini dengan baik, bukan saja melengkapi kesiapan kita dalam mitigasi dampak perubahan iklim global, tetapi juga menginspirasi kita dalam membangun makroekonomi dan keuangan yang stabil," kata Boediono. (ir/ir)











































