BI: Stagflasi AS Tak Pengaruhi Ekonomi RI

BI: Stagflasi AS Tak Pengaruhi Ekonomi RI

- detikFinance
Jumat, 08 Agu 2008 14:55 WIB
BI: Stagflasi AS Tak Pengaruhi Ekonomi RI
Jakarta - Stagflasi yang terjadi di AS saat ini tidak mengganggu jalannya perekonomian Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih cukup bagus meski ancaman inflasi masih tinggi.

Sedangkan kondisi stagflasi di AS terjadi karena pertumbuhan ekonomi yang stagnan diiringi inflasi yang tinggi.

"Kita Alhamdulillah, tidak mengalami sampai sekarang dan moga-moga gak ke depan dan tidak menghadapi masalah krisis sektor keuangan. Kita sebenarnya tidak menghadapi resesi dalam arti pertumbuhan ekonomi kita itu cukup bagus," kata Gubernur Bank Indonesia Boediono di gedung BI, Jalan MH Thmarin, Jakarta, Jumat (8/8/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Boediono menuturkan, stagflasi di AS ini memang sangat kompleks. Karena negara adidaya itu sedang menghadapi tiga masalah serius yakni kemerosotan pertumbuhan ekonomi, inflasi meningkat dan sektor keuangan mengalami goncangan.

"Ada yang jatuh dan diinjeksi capital-nya. Ini semacam krisis di sektor keuangan. Dan ketiganya terjadi di AS," ujar Boediono.

Sementara di Indonesia lanjut Boediono, ekonomi masih terus tumbuh terlihat dari agregat permintaan yang meningkat cukup baik. Termasuk permintaan kredit, permintaan sepeda motor dan semen yang masih cukup kuat. Selain itu, pengeluaran pemerintah juga ikut memberikan stimulus serta pencapaian nilai ekspor yang masih bagus.

"Artinya, kita tidak mengalami gonjang-ganjing sektor keuangan, masalah kemerosotan pertumbuhan ekonomi juga tidak, satu hal yang kita alami adalah mengendalikan inflasi supaya tidak mengenai kepada mereka yang tidak berpendapatan tetap (miskin). Itu prioritas," tegas Boediono. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads