Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan kepemilikan SUN oleh investor asing meningkat tajam pada saat ini jika dibandingkan dengan awal 2008.
"Sekarang porsi asing di SUN 19,5% atau Rp104 triliun, meningkat dibandingkan 16,6% atau Rp78T pada awal 2008," ujarnya dalam pesan singkat kepada detikFinance di Jakarta, Selasa malam (12/8/2008).
Rahmat mengatakan minat investor asing terhadap instrumen SUN masih sangat tinggi. "Antara lain karena yield yang ditawarkan menarik dan mereka confident bahwa ekspektasi inflasi dalam jangka panjang cenderung menurun," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investor asing menilai investasi di SUN akan lebih menguntungkan, apalagi nilai tukar rupiah masih relatif stabil . Dengan membeli yang jangka panjang sekarang, investor asing me-lock up yield yang relatif tinggi dalam jangka panjang," ujarnya.
Adapun pada lelang 3 seri SUN yang dilakukan pemerintah kemarin, jumlah minat penawaran yang masuk tergolong besar yaitu Rp 11,332 triliun, dan pemerintah menyerap Rp 5,45 triliun.
(dnl/ir)











































