Hal tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pembacaan Nota Keuangan dan RAPBN 2009 di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/008).
"Pemerintah bertekad akan terus memberikan perhatian yang konsisten dan nyata bagi perbaikan kesempatan dan akses usaha terutama bagi kelompok UMKM," jelas Presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Animo dan ekspansi KUR dalam kurun waktu singkat menunjukkan betapa besarnya potensi ekonomi masyarakat kita. Hingga 31 Juli 2008, telah direalisasikan KUR Rp 8,9 triliun dengan jumlah debitor lebih dari 950 ribu orang di seluruh tanah air. KUR ini diutamakan untuk kredit di bawah Rp 5 juta dan tanpa agunan tambahan," urai presiden.
Menurut Presiden, sistem ini merupakan bagian seperti pemberian ikan bagi rakyat miskin dan hampir miskin yang memang membutuhkan bantuan perlindungan sosial.
(qom/ir)











































