Skandal Rp 500 Juta di DPR Bisa Ganjal Pemulihan Nama BI

Skandal Rp 500 Juta di DPR Bisa Ganjal Pemulihan Nama BI

- detikFinance
Rabu, 20 Agu 2008 11:27 WIB
Skandal Rp 500 Juta di DPR Bisa Ganjal Pemulihan Nama BI
Jakarta - Mantan anggota Komisi IX DPR RI Agus Condro mengungkap dana Rp 500 juta setelah Miranda Goeltom terpilih jadi Deputi Gubernur Senior BI. Jika aliran dana itu terbukti, maka pemulihan nama baik BI bisa semakin sulit.

"Dugaan kasus penyuapan yang melibatkan anggota dewan gubernur Bank Indonesia bisa berdampak luas, makanya dampaknya ini akan luas, lukanya akan tajam dan mengembalikan kepercayaan itu akan lama," ujar Ketua Komisi XI DPR Awal Kusumah di sela-sela rapat paripurna DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Namun DPR sejauh ini belum berniat untuk memanggil Miranda guna mengklarifikasi dugaan pemberian dana terkait proses pemilihan Deputi Gubernur Senior BI itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aduh yang kemarin saja sudah capek mereka, kan hampir semua kawan kita kena dengan kasus yang lalu- itu, semangat kerja pun sudah hilang," ujarnya.

Namun Awal meyakini berbagai kasus yang mendera instansi moneter ini diyakini akan mempengaruhi kepercayaan terhadap Bank Indonesia.

Awal mengharapkan Gubernur BI Boediono dapat membangun kembali kepercayaan pegawai BI yang dinilainya kini sudah rendah.

"Pegawai BI saat ini sudah terdegradasi moralnya, jadi mereka sudah tidak punya harga diri lagi sebagai pegawai bank sentral," ujarnya.

Secara institusi bank sentral melaksanakan misi-misi strategis ekonomi yang sangat penting, kalau terus menghadapi masalah semacam ini maka kepercayaan dunia terhadap BI bisa menghilang. "Ini akan bahaya sekali," ujarnya.
(ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads