Hal ini dikatakan oleh Direktur UKM dan Syariah BNI Achmad Baiquni dalam diskusi di Hotel Imperial Aryaduta, Karawaci Tangerang, Jumat (22/8/2008).
"Kita belumlah pada sukuk, tapi pada kredit dan pembiayaan karena yield yang didapat lebih bagus," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BNI sendiri memang tengah melakukan ekspansi kredit yang gencar. Pada Semester I-2008 outstanding kredit perseroan meningkat menjadi Rp 99,02 triliun dari Rp 89,18 triliun pada periode yang sama 2007.
Dari total outstanding kredit tersebut total kredit konsumer mencapai Rp 15,84 triliun yang didominasi oleh KPR sebesar 40%, untuk KPR BNI mentargetkan outstanding KPR sebesar Rp 6,9 triliun.
Sementara kredit kepada 32 multifinance untuk kendaraan bermotor outstandingnya mencapai Rp 4,7 triliun sampai Juli 2008.
(dnl/qom)











































