Pemerintah Hanya Jual Sukuk Perdana Rp 4,699 Triliun

Pemerintah Hanya Jual Sukuk Perdana Rp 4,699 Triliun

- detikFinance
Selasa, 26 Agu 2008 10:35 WIB
Pemerintah Hanya Jual Sukuk Perdana Rp 4,699 Triliun
Jakarta - Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang dikenal dengan sukuk hari ini resmi diterbitkan. Permintaan sukuk perdana ini mencapai Rp 8,07 triliun melebihi target indikatif Rp 5 triliun. Namun pemerintah hanya menerbitkan SBSN sebesar Rp 4,699 triliun.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto dalam jumpa pers hasil penjualan SBSN di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (26/8/2008).

"Sebanyak Rp 7,1 triliun atau 88 persennya dari investor domestik bahkan terdapat investor individu yang menyampaikan bid-nya," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun dari penawaran yang disampaikan investor itu, pemerintah hanya menyerap Rp 4,699 triliun untuk2 seri sukuk perdana.

Yang pertama seri IFR (Ijarah Fixed Rate) 0001 penawaran yang masuk Rp 4,839 triliun yang dimenangkan Rp 2,714 triliun dengan kupon 11,8 persen jatuh tempo 15 Agustus 2015, IFR0002 penawaran yang masuk Rp 3,231 triliun yang dimenangkan Rp 1,985 triliun, kupon 11,95, jatuh tempo 15 Agustus 2015.

Investor perbankan baru mengajukan penawaran setelah ada lampu hijau dari Bank Indonesia pada 21 Agustus 2008 bahwa bank diperbolehkan melakukan trading sukuk.

Namun ada juga beberapa calon investor yang membatalkan order karena naiknya yield obligasi negara menyusul kenaikan harga minyak sebesar US$ 121 per barel. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads