Laba bersih sebelum pajak mencapai Rp. 401,5 miliar atau naik Rp 112,6 miliar dari Rp 288,8 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada paruh pertama tahun 2008 ini, Bank Permata juga mencatat pertumbuhan kredit sebesar 26% menjadi Rp 31,2 triliun, dibandingkan sebelumnya Rp 24,8 triliun. Total aktiva tumbuh 10,1% YoY menjadi Rp 43,1 triliun pada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PermataBank tidak hanya mencatat perbaikan laba, tapi juga berhasil meningkatkan fungsi intermediasinya dalam mendukung perekonomian Indonesia," jelas Stewart dalam siaran persnya, Kamis (28/8/2008).
Untuk kinerja lainnya, Bank Permata berhasil mengumpulkan Dana Pihak ketiga (DPK)Rp 33,3 triliun, yang berarti naik 11,7% dibandingkan DPR sebelumnya Rp 29,8 triliun.
Tabungan tumbuh sebesar 19,2% menjadi Rp. 7,2 triliun, dan Deposito naik sebesar 18,6% YoY menjadi Rp 18,3 triliun. Sedangkan Giro tercatat Rp 7,9 triliun dari posisi sebelumnya sebesar Rp. 8,3 triliun.
Rasio lainnya adalah Laba Terhadap Aktiva (ROA) dan Laba Terhadap Ekuitas (ROE) membaik dari 1,5% menjadi 1,9% dan dari 14,5% menjadi 15,6%. Rasio Kecukupan Modal (CAR) dengan memperhitungkan resiko pasar berada pada 12%, jauh di atas ketentuan minimum 8% dari Bank Indonesia.
(qom/qom)











































