Demikian salah satu pernyataan bersama Menteri Ekonomi ASEAN usai pertemuan Asean Economic Ministers (AEM) di Singapura 25-26 Agustus seperti dikutip situs Depdag, Kamis (28/8/2008).
Padahal sektor ini mencatat pertumbuhan tertinggi kedua di tahun 2006. Namun meski mengalami penurunan yang cukup tajam dari sisi nominal, investasi di sektor intermediasi dan jasa keuangan merupakan penerima dana investasi terbesar setelah manufaktur dan perdagangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertumbuhan yang signifikan terjadi di sektor pertanian, perikanan dan kehutanan, real estate, pertambangan, manufaktur, konstruksi dan pertambangan.
Masih cukup tingginya investasi ini menunjukkan ASEAN masih menjadi kawasan tujuan investasi. Eropa masih merupakan partner terbaik dengan membukukan nilai investasi sebesar US$ 14,3 miliar disusul Jepang US$ 8,9 miliar, Amerika US$ 5,1 miliar, Republik Korea US$ 2,7 miliar, China US$ 1 miliar dan Australia US$ 1 miliar. (ddn/ir)











































