Hal tersebut disampaikan Deputi Gubernur BI Muliaman D. Hadad disela-sela peresmian Kantor Bank Indonesia (KBI) Serang, di Pendopo gubernuran, Jalan Yusuf Martadilaga No 12 Serang, Banten, Kamis (28/8/2008).
Muliaman mengungkapkan, pertumbuhan kredit di Banteng sampai Juni mencapai 25,8% (yoy), atau lebih rendah dari pertumbuhan kredit perbankan nasional yang mencapai 33%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk kredit UMKM, pertumbuhannya mencapai 32,2%, atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 29,9%. Untuk NPL atau kredit bermasalah perbankan di Banten juga kecil yaitu 3,2%.
"Pertumbuhan kredit UMKM di Banten sangat tinggi, kalau nasional 29,9%, di Banten itu pertumbuhannya 32,2%," ujarnya.
Sementara untuk bank, saat ini jumlah bank yang ada di Banten adalah 16 bank dengan 295 kantor dan BPR ada 77 dengan 82 kantor.
"Dengan kinerja ini ada keleluasaan besar untuk bank mengidentifikasi sektor-sektor ekonomi, meskipun harus tetap menerapkan prinsip kehati-hatian," katanya.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mengatakan pemerintah daerah dan BI akan membuat LPKD (Lembaga Penjamin Kredit Daerah) sebagai sarana pengembangan kredit di propinsi ini dengan adanya KBI (Kantor Bank Indonesia) di Banten. (dnl/qom)











































