Hal tersebut disampaikan Gubernur BI Boediono usai rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/9/2008).
"Sekarang kan outstanding SBI kan Rp 140 triliun nanti SPN akan melebihi itu, tapi nanti kita lihat deh," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam jangka panjang kita harus mengikuti praktek yang terbaik di negara-negara lain yaitu memakai Surat Perbendaharaan Negara, sekarang kita sudah mulai beli sebagian, nanti kalau sudah menumpuk maka SBI akan kita ganti dengan SPN, tapi ini bertahap dan it's ok," ujarnya.
Defisit Neraca Perdagangan Masih Aman
Sementara itu mengenai defisit neraca perdagangan pada bulan Juli, menurut Boediono hal ini masih cukup aman. Impor dalam beberapa bulan memang mengalami peningkatan.
"Tapi performance ekspor kita masih cukup baik, tapi impor ada lonjakan sedikt itu nampaknya ada beberapa hal khusus bulan-bulan ini, nanti kita lihat deh, tapi intinya gak ada masalah," ujarnya. (ddn/qom)











































