Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak mengatakan Hestu Yoga Saksama mengatakan pihaknya ditargetkan mengumpulkan penerimaan pajak hanya sebesar 94,9% atau Rp 1.350 triliun.
"Sesuai outlook APBN 2018, kami optimis penerimaan pajak sampai dengan akhir tahun bisa tercapai sebesar Rp 1.350 triliun atau 94,9% dari target Rp 1.424 triliun," kata Hestu saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Selasa (20/11/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hestu menyebut, untuk mencapai target outlook penerimaan pajak 2018 juga butuh usaha ekstra, yaitu mempertahankan pertumbuhan penerimaan pajak di Oktober 2018 yang sebesar 17,6%.
"Target outlook tersebut akan tercapai apabila penerimaan 2 bulan terakhir ini tumbuh sekitar 17,6%, konsisten dengan pertumbuhan Januari sampai Oktober kemarin," ujar dia.
Penerimaan pajak sampai Oktober 2018 telah Rp 1.016,52 triliun atau 71,39% dari target APBN. Angka tersebut kurang Rp 407,48 triliun dari target.
Hestu mengungkapkan, pihaknya tetap optimis penerimaan pajak bisa terkumpul 94,9% atau Rp 1.350 triliun dari target APBN karena tren akhir tahun penerimaan mengalami peningkatan.
"Karena belanja pemerintah dan konsumsi masyarakat di akhir tahun. Untuk 2 bulan terakhir angkanya biasanya berkisar antara 20% sampai dengan 24% dari target total," ujar dia.
Tonton juga 'Defisit Menurun, Menkeu: Manajemen Utang Kita Makin Hati-hati':
(hek/das)