Follow detikFinance
Sabtu 25 Mar 2017, 08:28 WIB

Bikin Bunga Hiasan, Perempuan Aceh Ini Raup Untung Jutaan Rupiah

Datuk Haris Molana - detikFinance
Bikin Bunga Hiasan, Perempuan Aceh Ini Raup Untung Jutaan Rupiah Foto: Datuk Haris Molana/detikcom
Lhokseumawe - Merintis bisnis bisa berawal dari aneka macam alasan. Contohnya, Iriani (45) warga Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, yang membuka usaha bunga hiasan karena awalnya ingin menghiasi rumah, namun tak kesampaian lantaran tak punya cukup uang.

Nah, karena tak bisa membeli, Iriani nekat membuat sendiri hingga akhirnya menjadi produk yang bernilai jual.

"Awalnya saya berkeinginan di rumah itu ada hiasan seperti bunga tapi kala itu tidak punya uang untuk membelinya. Dari situlah saya belajar secara otodidak dan kemudian membangun home industry," kata Iriani kepada detikFinance, Kamis (23/3/2017), di rumahnya, yang juga sebagai lokasi pembuatan kerajinan bunga.

Bikin Bunga Hiasan, Perempuan Aceh Ini Raup Untung Jutaan RupiahFoto: Datuk Haris Molana/detikcom
Iriani bercerita, bahan baku bunga hiasan mudah diperoleh yaitu ranting bambu kuning untuk batangnya, buah pinus untuk bunganya. Kemudian, pelepah pinang untuk daunnya serta daun pandan sebagai pengikat daun dengan batangnya itu agar lebih kuat selain diberi lem.

Selain itu, Iriani juga memanfaatkan bahan lain seperti jerami, palem putri, biji buah sawo, dan gambas

"Semua bahannya itu bisa dicari di mana saja. Tidak perlu modal yang luar biasa. Hanya butuh ketelitian dan kerja keras tinggi untuk menghasilkan yang terbaik," ujar Iriani yang juga guru di SD 1, Dewantara, Aceh Utara ini.

Bikin Bunga Hiasan, Perempuan Aceh Ini Raup Untung Jutaan RupiahFoto: Datuk Haris Molana/detikcom

Bunga hias racikan Iriani dijual bervariasi mulai dari Rp 5.000 hingga Rp700.000, tergantung ukuran dan motif. Sedangkan untuk suvenir pernikahan dijual Rp 3.000 dengan batas minimal pesanan 50 buah.

Dalam pemasaran, Iriani memakai cara konsinyasi atau menitipkan di toko-toko perabotan. Selain itu, dititip pula ke teman-temannya untuk dibawa ke Jakarta.

Bukan itu saja, agar produknya dikenal publik, Iriani juga mengikuti beberapa kegiatan. Misalnya, lomba kerajinan tangan Pemerintah Kota Lhokseumawe.

"Setiap ada event selalu kita pamerkan agar masyarakat tahu banyak bahan di sekelilingnya bisa dijadikan uang untuk menambah pendapatan keluarga. Saya selalu mengajarkan masyarakat di berbagai tempat namun niat mereka belum muncul sehingga sulit kerajinan seperti ini berkembang," tutur Iriani.
Dari bisnisnya ini, Iriani bisa meraup pendapatan hingga Rp 6 juta pe bulan, sekaligus bisa mempekerjakan 5 pemuda putus sekolah.

"Alhamdulillah, berkat usaha ini saya mampu mempekerjakan 5 orang pemuda yang sudah putus sekolah. Lumayan pendapatannya dan bersih yang saya dapat bisa mencapai Rp 5 juta hingga Rp 6 juta dalam sebulan," pungkas. Iriani.
(ang/ang)
Usaha Anda ingin kami iklankan, silahkan klik disini untuk bergabung dengan Adsmart!
Kunjungi adsmart.detik.com sekarang juga, untuk mempromosikan bisnis usaha Anda
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed