βAh, masih lama mas, nikmati hidup yang sekarang dulu saja,β begitu kata mereka. Nah, kalau seperti itu, sebenarnya kita semua ini pada mau pensiun kapan sih? Yuk kita bahas...
Kalau kita lihat pengertian pensiun dari kamus bahasa Indonesia, pensiun itu memiliki arti tidak bekerja lagi karena masa tugasnya sudah selesai (http://kamusbahasaindonesia.org). Dari pengertian di atas sudah jelas, bahwa masa pensiun adalah masa ketika kita sudah tidak memiliki pekerjaan tetap dan penghasilan tetap lagi, berarti di masa pensiun inilah kita bisa menikmati hidup dari hasil bekerja kita selama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun ada sebagian orang yang ketika pensiun sudah memiliki usaha sendiri atau menjadi ahli di bidangnya sehingga masih memiliki income yang jauh lebih besar dibandingkan dengan ketika aktif bekerja bahkan pasive income sehingga masih bisa atau sangat bisa menikmati hidup setelah bekerja keras di separuh hidup mereka, tapi di Indonesia posisi seperti ini masih sangat sedikit.
Pertanyaan lagi, apakah kita sekarang ini yang notabene masih dalam tahap aktif bekerja, ada juga yang sedang meniti karir dan bahkan ada juga yang sedang dalam puncak karirnya sudah memikirkan masa pensiun itu?
Menurut survey Financial Quotient yang dilakukan sebuah bank swasta di tahun 2007 memaparkan kenyataan yang cukup mencengangkan bahwa hanya 32% orang Indonesia melakukan persiapan pensiun mereka dengan matang, artinya masih sangat banyak penduduk Indonesia yang menganggap pensiun bukan hal penting dari bagian kehidupan mereka.
Dan saya yakin dari 32% yang mempersiapkan pensiun tersebut, kebanyakan karena dibantu dengan Dana Pensiun yang diberikan atau dipersiapkan dari tempat mereka bekerja.
Survey lain yaitu Life Outlook Index (dimuat di Harian ternama Indonesia, Jumat 5 Oktober 2007) oleh sebuah perusahaan asuransi swasta yang dilakukan di 8 negara di Asia di tahun yang sama mengatakan bahwa orang Indonesia baru mempersiapkan pensiun mereka ketika mereka berusia 49 tahun, itu artinya jika rata-rata orang Indonesia pensiun di usia 55 tahun, mereka hanya memiliki waktu sebanyak 6 tahun saja untuk berinvestasi, berbeda sekali dengan 7 negara lain di Asia, yaitu India, Filipina, China, Thailand, Singapura, Malaysia dan Hong Kong.
Menurut survey tersebut hal ini terjadi karena sebagian besar masyarakat Indonesia memprioritaskan karir di urutan pertama, dilanjutkan dengan keluarga, kesehatan dan pensiun di urutan terakhir.
Padahal kalau dipikir-pikir dan hitung-hitung secara detil, dengan menggunakan rumus Time Value of Money alias TVM kita bisa memprediksi kira-kira berapa besar biaya hidup kita di kemudian hari, dan apabila dijumlah maka biaya pensiun yang harus dipersiapkan menjadi besar sekali.
Dananya bisa mencapai miliaran rupiah bahkan puluhan miliar rupiah. Nah, untuk mengumpulkan dana yang tidak sedikit ini dibutuhkan Dana investasi bulanan yang besar atau apabila ingin berinvestasi dengan dana yang tidak terlalu besar maka dibutuhkan jangka waktu investasi yang panjang, agar dana tersebut bisa berkembang secara maksimal.
Bagaimana mau maksimal kalau hanya punya waktu untuk investasi selama 5-6 tahun saja?
Di luar hasil survey di atas, selain itu ada beberapa fakta menarik lainnya tentang Pensiun di Indonesia yang akan kita lihat pada tulisan berikutnya.
(ang/ang)











































