Saya ingin sekali mensisihkan uang tersebut untuk beli keperluan kuliah seperti laptop dan juga ingin ada tabungan yang bisa saya gunakan nantinya. Kenyataannya sering uang tersebut tidak bersisa tiap bulannya.
Adakah saran untuk perencanaan keuangan bagi saya. Bagaimana cara merencanakan keuangan yang bagi saya seorang mahasiswa dengan keinginan beli perlengkapan seperti gadget atau laptop tapi ingin menyisihkan uang untuk simpanan/investasi juga keperluan pendidikan mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jawaban:
Terima kasih atas pertanyaan Anda. Kami salut atas keinginan Anda yang masih mahasiswa untuk sadar merencanakan keuangan.
Dari pertanyaan Anda ada dua tujuan yang ingin dicapai: yaitu memiliki tabungan dan laptop. Dalam perencanaan keuangan, tujuan keuangan memiliki 2 komponen yang harus didefinisikan: kapan (berapa lama ingin tercapai) dan target dananya.
Misalnya, ingin mempunyai tabungan minimal Rp 3 juta dalam waktu 5 bulan, atau ingin membeli laptop merk X dengan harga Rp 5 juta dalam waktu 10 bulan. Dengan merumuskan jangka waktu dan target dana, akan lebih mudah untuk menghitung kapan Anda bisa mencapainya.
Untuk tujuan di bawah 1 tahun, Anda dapat mencapainya dengan menabung. Tidak dianjurkan untuk berinvestasi di produk-produk investasi karena mengandung risiko, sedangkan waktu 1 tahun cukup singkat.
Dengan menabung, Anda tinggal membagi target dana dengan jumlah bulan ingin tercapai. Misalnya dengan contoh target tabungan di atas: Rp 3 juta dalam 5 bulan, maka setiap bulannya Anda harus menyisihkan Rp 600.000.
Contoh target laptop: Rp 5 juta dalam 10 bulan, maka setiap bulannya Anda harus menyisihkan Rp 500.000 per bulan.
Menunggu sisa uang untuk ditabung adalah kesalahan setiap orang yang memiliki uang baik uang saku maupun gaji bulanan. Dengan cara “menunggu sisa”, orang akan cenderung menghabiskan berapa pun jumlah yang ada di rekening.
Untuk menghadapi hal ini sebetulnya mudah saja. Balik cara Anda “menunggu sisa” dengan “menyisihkan di depan” ketika Anda menerima uang saku. Cara menyisihkan (menabung) di depan adalah dengan membuka satu rekening khusus tanpa ATM atau masukkan ke program tabungan berencana di bank di mana uangnya tidak dapat Anda ambil kecuali menunggu jatuh tempo tertentu. Atur tanggal autodebet-nya segera setelah tanggal Anda ditransfer uang saku.
Anda juga bisa membeli Anda logam mulia bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Membelikan logam mulia merupakan salah satu trik untuk mengumpulkan uang, di mana ketika Anda telah membeli logam mulia tersebut akan ada rasa “tidak rela” untuk menjual/mencairkannya untuk kepentingan hiburan atau kepentingan lain yang tidak ada hubungannya dengan tujuan keuangan Anda (dalam hal ini membeli laptop).
Jika setelah dihitung angka bulanan untuk mencapai tujuan terlalu besar, Anda memiliki 2 alternatif: ubah tujuan (perpanjang jangka waktu atau turunkan target dana), atau mengatur cashflow hingga cukup.
Dengan mengubah tujuan misalnya, yang tadinya ingin laptop seharga Rp 5 juta, dengan pertimbangan fitur atau merk Anda memilih laptop lain yang memadai seharga Rp 3,5 juta, atau memperpanjang jangka waktunya menjadi 12 bulan.
Alternatif lain, Anda mengatur cashflow sehingga cukup. Lihat di pos-pos mana Anda dapat menghemat biaya hidup, misalnya mengurangi hiburan (nonton/makan di mal), mencuci pakaian sendiri dan mengurangi laundry, berpuasa/memasak sendiri jika lebih hemat dari membeli makan di luar, dan sebagainya.
Jika masih belum cukup atau tidak ada pos yang dapat Anda kurangi, Anda dapat mencoba mencari alternatif pemasukan lain. Saat ini banyak mahasiswa yang berbisnis kecil-kecilan untuk menambah uang saku.
Kreatiflah dalam mencari peluang usaha di sekitar Anda. Kemampuan berbisnis juga dapat menjadi bekal Anda kelak setelah lulus kuliah. Namun ingatlah untuk tetap mendahulukan studi Anda.
Semoga bermanfaat.
(ang/ang)











































