Sebagai perbandingan, biaya hidup kecuali makan (listrik,telepon,pulsa) mencapai Rp 600 ribu. Bagaimana solusinya? Terima kasih.
Jawaban:
Salam. Saudara Sulaiman terima kasih atas pertanyaan yang diajukan kepada kami. Memiliki tujuan hidup yang besar memang diperlukan perencanaan yang baik, baik dari segi keuangan maupun strategi bagaimana mencapainya, tujuan untuk menikah salah satunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal-hal tersebut yang perlu diketahui untuk menentukan budget awal untuk biaya pernikahan saudara Sulaiman nantinya.
Selain hal di atas, Anda juga perlu memperhatikan cashflow (pengeluaran dan pemasukan) bulanan Anda saat ini dan nanti ketika Anda menikah, karena setelah Anda menikah, sewajarnya sebagai seorang laki-laki yang menjadi tulang punggung keluarga menafkahi keluarga seutuhnya.
Walau memang ada kemungkinan ada pembagian kewajiban jika pasangan Anda kelak juga bekerja atau memiliki penghasilan sendiri.
Memberikan dana rutin setiap bulan adalah salah satu tanda bakti anak kepada orangtua, terlebih kita yang sudah memiliki penghasilan sendiri dan orangtua sudah memasuki masa pensiun.
Sayangnya kami tidak mendapatkan besaran nominal atau persentase dana dari penghasilan bulanan yang diberikan setiap bulannya kepada orangtua.
Poin ini juga menjadi perhatian khusus, karena ketika nanti Anda menikah seperti yang sudah saya informasikan sebelumnya memiliki pengeluaran yang lebih besar karena menghidupi pasangan Anda. Untuk poin ini dapat Anda hitung dan masukkan ke dalam cashflow bulanan Anda.
Selain cashflow dan dana menikah, persiapkan juga emergency fund (dana darurat) Anda, poin yang digunakan untuk mempersiapkan dana ini adalah besaran pengeluaran dan jumlah tanggungan Anda.
Saat ini, meskipun Anda belum menikah atau single, tetapi Anda sudah memiliki tanggungan dalam hal ini orangtua Anda yang Anda berikan setiap bulannya, saat ini Anda membutuhkan minimal 6x dari jumlah pengeluaran Anda setiap bulannya. Setelah Anda menikah nanti Anda perlu mereview kembali jumlah dana darurat yang Anda perlukan.
Skala prioritas dan budgeting adalah hal utama yang Anda lakukan saat ini, termasuk poin-poin yang sudah saya jelaskan sebelumnya juga dimasukkan ke dalam skala prioritas dan budgeting.
Untuk pengeluaran, cek kembali kebutuhan yang benar-benar dibutuhkan setiap bulannya, jadi Anda dapat mengetahui berapa sebenarnya pengeluaran asli Anda setiap bulannya. Untuk tujuan keuangan, hitung dan cek kembali apa saja sebenarnya yang Anda butuhkan, dengan melakukan hal ini Anda dapat menentukan langkah selanjutnya dalam mencapai tujuan keuangan Anda.
Jika mengalami kesulitan, ada baiknya Anda menggunakan jasa Perencana Keuangan Independent yang professional seperti kami atau mengikuti kelas/workshop perencanaan keuangan pribadi dan keluarga yang biasa kami gelar rutin setiap bulannya. Semoga bermanfaat.
Happy Planning!
(dnl/dnl)











































