Akan tetapi tetap saja hal yang sama terulang lagi, ketika banyak orang Indonesia yang tidak mempersiapkan dana sehingga kalang kabut dan banyak pengeluaran yang tidak terduga yang bisa menyebabkan jebol kantong celana atau rekening bulanan anda.
Ujung-ujungnya anda harus berutang. Wah, bahaya kalau begitu. Lalu apa saja yang harus anda ketahui sehingga bisa melakukan persiapan jauh-jauh hari?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tulisan berikutnya adalah tambahan biaya lain yang harus anda persiapkan agar anda bisa khusyuk beribadah di bulan Ramadan dan bisa berlebaran tanpa harus panik memikirkan keuangan.
Biaya "Mempercantik" Diri (dari dalam)
Ini sebenarnya merupakan kewajiban pagi pemeluk agama Islam, yaitu 'mensucikan diri' dari dalam dengan memberikan Zakat, Infaq, Sodakoh, maupun Wakaf.
Zakat sendiri wajib dan ada beberapa yang memang harus dilakukan di bulan Ramadan seperti Zakat Fitrah bagi seluruh anggota keluarga (tanggungan anda).
Di luar itu ada juga Zakat Maal yang memanfaatkan momentum pahala berlipat ganda di bulan suci Ramadan ini.
Biaya Mudik
Yes, bagi kebanyakan orang Mudik ini sudah menjadi ritual yang penting, apalagi bagi yang tinggal di kota besar. Lebaran biasanya identik dengan libur panjang sehingga menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga.
Biaya mudik sendisi banyak komponennya yang bila dipecah dan dibahas bisa menjadi 1 artikel sendiri.
Dimulai dari biaya persiapan mudik seperti transportasi dan akomodasi selama mudik (rumah orang tua anda belum tentu muat untuk keluarga besar), biaya oleh oleh mudik, biaya pengeluaran selama di tempat mudik / kampung halaman. Dan biaya lain-lainnya yang berhubungan dengan mudik.
Pertanyaannya adalah apakah anda sudah merencanakan dan mempersiapkan dana untuk mudik ini?
Biaya Lain-lain
Suka atau tidak suka bulan suci Ramadan kali ini bertepatan dengan beberapa kejadian rutin tahunan yang sering terjadi, dan semua itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Beberapa kita bahas di bawah ini:
Biaya Lain-lain: Liburan
Yes, Juni-July adalah waktunya liburan bagi anak-anak kita. Mereka sudah mengerjakan atau melakukan ujian, maka mereka akan mendapatkan jatah "cuti" alias libur tahunan yang biasanya antara 2 minggu sampai 2 bulan lamanya.
Anda sudah tahu mau berliibur ke mana? Apakah anda sudah persiapkan dana untuk liburannya?Apakah akan disamakan antara liburan dengan mudik saja?
Biaya Lain-lain: Asisten Infaal
Anda yang sudah berkeluarga (terutama ibu-ibu, apalagi wanita karir) pasti bisa merasakan kondisi ini. Di saat Ramadan dan Lebaran, maka asisten-asisten kita pun akan merayakan hal yang sama.
Di saat itu kondisi rumah kita akan kosong dalam hitungan 1-2 minggu. Bagi anda yang tidak sendiri atau anak sudah besar mungkin tidak terlalu berpengaruh.
Akan tetapi bagi anda yang terbiasa dengan asisten di rumah, atau masih memiliki anak kecil dan bayi, maka sering kali anda dihadapkan pada pilihan yang sulit, karena harus mencari asisten pengganti sementara (dikenal dengan sebutan infaal).
Dan yang seperti kita ketahui bersama bahwa asisten pengganti ini biayanya tidak murah. Mengapa? Karena posisi yang membutuhkan lebih banyak dibandingkan supply asistennya, sehingga harganya menjadi mahal 2-3x lipat dari harga reguler.
Dengan membantu mengurus rumah selama 10 hari-2 minggu, anda harus merogoh kocek anda seperti membayar gaji mereka sebulan penuh. Yes, sudah siapkah dananya?
Biaya Lain-lain: Back to School
Lebaran usai, lalu acara apa lagi yang masih dekat dengan Ramadan dan Lebaran ini? Yes, back to school.
Dibutuhkan uang pangkal (sudah dari 1-2 bulan lalu, bahkan untuk pendaftaran sekolah baru/naik jenjang/pindah sekolah, sudah dilakukan jauh-jauh hari dari bulan January-February kemarin).
Di luar itu berarti masih ada biaya yang berhubungan dengan Back to School, seperti SPP, uang seragam baru, uang buku (bila ada), sertai keperluan sekolah lainnya yang tentu saja tidak murah.
So, sudah siap uangnya?
Bisa dilihat kan, ternyata banyak sekali biaya yang harus kita antisipasi dan persiapkan memasuki bulan Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Banyak orang tidak pernah membuat daftar biaya ini sehingga tidak siap secara keuangan.
Itulah sebabnya penting untuk kita belajar tentang ilmu mengatur keuangan agar siap secara finansial. Untuk di bulan Ramadan ini anda bisa belajar di workshop merencanakan keuangan secara Islami (Syariah), alias Islamic Financial Planning.
Workshop ini katanya cuma diadakan satu kali setahun yaitu di bulan Ramadan saja. So, tunggu apa lagi mumpung ada sekarang, atau mau tunggu sampai Ramadan tahun depan? Untuk info Perencanaan Keuangan Syariah bisa di buka disini http://bit.ly/RIFA17.
Sementara bagi yang ingin mengikuti workshop mengelola keuangan dan investasi reksa dana secara reguler, dibulan Ramadan ini hanya akan diadakan satu kali saja, karena libur panjang dan baru ada lagi di bulan Agustus. Infonya bisa dilihat di sini untuk merencanakan keuangan http://bit.ly/pm11jun, dan untuk belajar investasi di rteksa dana bisa dibuka di sini http://bit.ly/rd12jun.
Dengan mengetahui dafar pengeluaran ini, anda sudah siap lahir batin, mental serta finansial dalam memasuki bulan suci Ramadan dan Idul Fitri sehingga saat merayakan hari raya Idul Fitri diharapkan yang menjadi nol adalah saldo dosa kita, bukan saldo rekening kita. Aamiin.
(ang/ang)











































