Follow detikFinance
Rabu 22 Feb 2017, 06:50 WIB

4 Kesalahan Dalam Membeli Asuransi

Tung Desem Waringin - detikFinance
4 Kesalahan Dalam Membeli Asuransi Foto: Istimewa
Jakarta - Asuransi merupakan produk keuangan untuk melindungi keuangan Anda. Ada berbagai macam produk asuransi sesuai kebutuhan Anda contohnya adalah asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi pendidikan, dan masih banyak lagi. Di negara maju, produk asuransi dimiliki oleh 80% warganya.

Jawabannya karena produk keuangan tersebut memang memberikan manfaat yang besar. Di Indonesia, asuransi belum menjadi produk yang banyak orang minati. Tidak heran, banyak pula kesalahan yang terjadi saat mengakses asuransi. Berikut ulasannya:

1. Tidak mempelajari polis
Sebelum memutuskan pembelian, pelajari sekali lagi polis asuransi yang diberikan pada Anda. Sebab, seluruh kewajiban dan hak mengenai asuransi tertera pada polis tersebut. Anda jangan sampai tidak mempelajari polis, karena bisa menyulitkan Anda di kemudian hari.

Misalnya, di polis sudah tertera mengenai besar manfaat yang Anda peroleh ketika mengajukan klaim. Namun, karena tidak mempelajari polis, Anda memiliki anggapan lain mengenai besar nilai manfaat. Akhirnya, rencana keuangan yang sudah Anda lakukan berantakan seiring bedanya persepsi dan fakta yang tertera pada polis.

2. Tidak meminta ilustrasi
Mengingat asuransi merupakan produk keuangan yang cukup rumit, selain detil informasi Anda juga wajib meminta penjelasan dengan menggunakan ilustrasi dari sang agen. Banyak orang yang tidak begitu mengerti saat agen menjelaskan seputar informasi yang ditawarkan, namun tetap membelinya. Padahal ilustrasi merupakan salah satu cara terbaik agar Anda bisa mengerti seputar asuransi yang ingin dibeli.

3. Memberi keterangan tidak jujur
Memberikan keterangan tidak jujur dengan mengisi data diri dengan tidak benar pada saat mendaftar akan membuat masalah di kemudian hari. Contohnya, Anda mendaftar asuransi kesehatan. Pada sesi wawancara dengan agen asuransi, Anda memberikan keterangan palsu mengenai kebiasaan dan riwayat penyakit.

Nah, ketika suatu hari Anda mengajukan klaim atas sebuah risiko, dan pihak asuransi menemukan ketidaksesuaian antara keterangan Anda dan hasil pemeriksaan kesehatan, maka perusahaan asuransi berhak untuk membatalkan pengajuan klaim Anda. Untuk itu, jujurlah dalam memberikan keterangan pada petugas asuransi Anda.

4. Lupa tanya informasi detil
Sebagai nasabah Anda berhak untuk mendapatkan informasi secara detil dari agen asuransi Anda. Contoh informasinya adalah biaya premi, manfaat yang diperoleh, fasilitas, hingga tata cara klaim asuransi secara rinci. Sayangnya, masih banyak yang tidak begitu memperhatikan informasi detil tersebut sehingga akhirnya mengalami kerugian.

Mau Menjadi Kaya Atau Bahkan Lebih Kaya di Tahun 2017? Download Sekarang Juga "61 Cara Menjadi Kaya by Tung DW dan Robert T.Kiyosaki" seharga Rp 997.000. Khusus Untuk 100 Orang Pembaca detikFinance Hari Ini, Saya Kasih GRATIS, Klik di Sini Untuk Download. (wdl/wdl)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed