Follow detikFinance
Jumat 03 Mar 2017, 08:30 WIB

Rencana Punya Anak dan Harus Caesar, Ini Cara Siapkan Biayanya

Illa Abdulrahman - detikFinance
Rencana Punya Anak dan Harus Caesar, Ini Cara Siapkan Biayanya Foto: Istimewa
Jakarta - Anda pasangan baru, masih belum tahu sama sekali kisaran biaya pemeriksaan selama kehamilan dan kelahiran? Nah, ulasan berikut ini bisa dijadikan salah satu referensi.

Memiliki anak adalah impian setiap pasangan setelah berlangsungnya pernikahan. Meski kadang sebagian orang menganggap ringan biaya kehamilan, perlu dialokasikan sejak awal. Artikel berikut mengabaikan kepemilikan asuransi yang mengcovernya. Untuk diketahui, jika pemeriksaan kehamilan dan kelahiran dijamin oleh BPJS Kesehatan. Namun banyak masyarakat yang enggan menggunakan dan menjadikan BPJS Kesehatan dengan berbagai alasan, salah satunya malas antre.

Pemeriksaan Awal, Telat Bulan
Pada saat telat datang bulan beberapa hari, Anda bisa melakukan tes kehamilan sendiri dengan menggunakan TEST Pack yang bisa dibeli di apotek dengan harga yang sangat bervariasi, mulai dari Rp 2.000. Tes ini efektif dilakukan pagi hari saat bangun tidur pada urin pertama.

Pemeriksaan Lanjutan
Setelah hasil pemeriksaan sendiri menggunakan test pack menunjukkan hasil positif (+), maka Anda perlu ke Bidan atau ke dokter kandungan. Biaya pemeriksan ke Bidan sekitar Rp 50.000 dan dokter spesialis kandungan Rp 150.000 termasuk USG.

Pemeriksaan Rutin Selama Kehamilan
Usia kehamilan sampai dengan 6 bulan, biasanya Anda hanya dijadwalkan kontrol 1 kali setiap bulan, dengan biaya Rp 150.000 per pemeriksaan, dan obat/vitamin, sekitar Rp 350.000 untuk kebutuhan 1 bulan. Sehingga total selama 6 bulan adalah Rp 900.000 untuk biaya dokter dan Rp 2.100.000 untuk biaya vitamin, sehingga total 6 bulan pertama sebesar, Rp 3.000.000.

Usia kehamilan 7-8 bulan, Anda sudah mulai dijadwalkan kontrol selama 2 kali setiap bulan, dengan biaya yang masih sama yaitu Rp 150.000 per pemeriksaan, obat Rp 350.000 untuk kebutuhan satu bulan. Sehingga total Rp 600.000 untuk pemeriksaan dan Rp 700,000. Total Rp 1.300.000.

Usia kehamilan 9 bulan sampai dengan kelahiran (9 bulan 10 hari), Anda akan dijadwalkan untuk kontrol 1 kali per minggu, dengan biaya yang sama yaitu Rp 150.000 per kontrol. Sehingga total Rp 750.000 untuk pemeriksaan dan Rp 700.000 untuk Vitamin, sehingga total sebesar Rp 1.450.000.

Total biaya pemeriksaan dari bulan 1-9 sebesar Rp 5.750.000.

Kelahiran/Persalinan
Biaya persalinan yang akan saya ulas, hanya persalinan melalui operasi Caesar. Untuk kelas VIP, di ruang operasi biayanya sebesar Rp 10.000.000, selanjutnya Rp 9.000.000 untuk kelas Utama, Rp 8.000.000 di kelas I, Rp 7.000.000 di kelas II, dan Rp 6.000.000 di kelas III. Biaya tersebut belum termasuk biaya perawatan ibu dan bayi. Biaya perawatan Ibu selama sekitar 3 hari sebesar sekitar Rp 4.000.000, dan untuk bayi sekitar Rp 3.000.000. Total persalinan selama 3 hari di kamar VIP membutuhkan biaya sebesar Rp 17.000.000.

Kontrol Post Operasi
Seminggu setelah pulang dari persalinan caesar, Anda diwajibkan kontrol, luka bekas operasi, dengan biaya Rp 170.000 dan Rp 350.000 untuk obat oles luka dan obat oral. Total sebesar Rp 520.000.

Total biaya kehamilan dan persalinan dengan operasi caesar di kelas VIP sebesar Rp 23.272.000 atau dibulatkan sekitar 25 juta.*

*Catatan: biaya di atas berdasarkan biaya di sebuah RS di Surakarta.

Persiapan Dana
Mempersiapkan biaya kehamilan dan persalinan, baiknya dilakukan sejak gaji pertama setelah pernikahan. Porsi bisa diambil dari pos investasi, sisihkan setengah atau seperempat dari pos investasi atau sekitar 5-10% dari pendapatan. Pendapatan siapa? Baiknya pendapatan suami, tetapi jika pendapatan suami sudah habsi untuk seluruh kebutuhan pos keuangan, tidak ada salahnya menggunakan gaji atau pendapatan istri, itu mengapa seringkali saya tegaskan untuk menghindari join income dalam pengajuan pinjaman di bank. Mempersiapkan dana ini bisa dengan 2 cara yaitu :

1. Menjadi Peserta Asuransi
Menjadi peserta Asuransi baik seperti BPJS Kesehatan atau Asuransi swasta. Anda harus rajin mencari tahu masing-masing syarat dan ketentuan, misal masa tunggu, dan kepesertaan apakah bisa individu atau harus menjadi karyawan perusahaan. Jika asuransi menjadi pilihan, maka Anda cukup membayar sejumlah uang yang dinamakan premi, yang besarnya sudah ditentukan oleh perusahaan Asuransi. Anda karyawan perusahaan? Biasanya sudah otomatis didaftarkan oleh perusahaan tempat Anda bekerja. Silakan ditanyakan ke bagian terkait di perusahaan Anda.

2. Menyiapkan Biaya Sendiri
Jika untuk persalinan dan kehamilan dibutuhkan biaya Rp 25 juta, maka cukup bagi jumlah tersebut dengan rencana kelahiran buah hati. Misal 2 tahun setelah menikah perkiraan ananda lahir, biayanya akan menjadi Rp 42 jutaan, maka secara sederhana Anda perlu berinvestasi sekitar Rp 1,75 juta per bulan, tanpa memperhitungan margin. Jika Anda memperhitungkan margin, maka Anda memerlukan nominal yang jauh lebih kecil dengan penempatan dana di instrumen yang tepat, disesuaikan dengan profil risiko dan jangka waktu investasi. Instrumen apakah itu? Silakan dikonsultasikan dengan Financial Planner Independen seperti kami.

Salam Finansial! (wdl/wdl)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed