Follow detikFinance
Selasa 09 May 2017, 06:41 WIB

Tips Keuangan Yang Sering Dilupakan (2)

Aidil Akbar - detikFinance
Tips Keuangan Yang Sering Dilupakan (2) Foto: Istimewa
Jakarta - Lanjut dari tulisan sebelumnya, kita cenderung sering melupakan banyak tips keuangan yang sebenarnya esensial dan penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Akibatnya kemudian kita mengalami kesulitan keuangan. Nah, dalam tulisan kali ini kita sambung lagi pembahasan yang masih kurang dari tulisan sebelumnya, dengan tujuan supaya anda tidak lupa tips tips keuangan yang penting ini.

Tips 6
Miliki aset, tidak hanya investasi biasa saja. Aset mempunyai potensi naik yang stabil bahkan relatif tinggi dalam jangka panjang. Salah satu yang termasuk 'aset' di sini adalah properti. Keuntungan lainnya adalah, anda baru dikenakan pajak ketika anda memutuskan untuk melepas aset anda alias menjualnya. Sepanjang aset tersebut belum dijual, kenaikan nilai aset tersebut belum dikenakan pajak.

Tips 7
Terbuka tentang keuangan terhadap pasangan anda. Seringkali yang terjadi dan terlupakan adalah pasangan merahasiakan masalah keuangan satu dengan lainnya. Apalagi bila kedua belah pihak sama-sama bekerja. Merahasiakan urusan keuangan dengan pasangan berpotensi dapat merusakan hubungan rumah tangga anda. Bahkan statistiknya mengatakan bahwa salah satu penyebab utama perceraian saat ini adalah karena masalah keuangan. Biasakan untuk mendiskusikan masalah keuangan anda bersama-sama pasangan. Diskusikan apa tujuan-tujuan keuangan kalian bersama ke depannya. Luangkan waktu untuk secara bersama-sama melihat ke depan apa yang anda dan pasangan inginkan untuk keluarga kalian.

Jangan lupa juga untuk mengajari anak-anak anda tentang keuangan dan bagaimana cara mengelola keuangan yang baik. Suka atau tidak suka, anak-anak akan belajar tentang keuangan dari melihat dan observasi orang tua dan teman-temannya. Ketika anda sebagai orang tua boros, maka besar kemungkinan anak anda akan mencontoh anda menjadi boros.

Tips 8
Persiapkan Untuk Masa Depan Anak Anda. Bayangkan hal-hal kecil yang anda lakukan sekarang yang dapat memberikan hasil yang sangat besar bagi anak anda 15-20 tahun dari sekarang. Misalnya dengan menyisihkan Rp 500 ribu per bulan saja ternyata bisa mencukupi biaya kuliah anak anda nanti, bila dimulai dari sekarang. Tidak hanya dana pendidikan yang harus dipersiapkan, tapi investasi dengan nominal kecil misalnya Rp 100 ribu per bulan bila didiamkan selama 20-25 tahun lagi dapat membentuk sejumlah dana yang lumayan besar sebagai modal anak anda memulai sesuatu, sehingga mereka mempunyai pilihan tidak hanya harus melamar pekerjaan (bekerja pada orang lain), tapi bisa juga memulai suatu usaha dengan modal tersebut.

Tips 9
Risiko-risiko yang terjadi ketika masa pensiun. Karena saya sering memberikan materi (seminar, workshop, talkshow, acara tv/radio maupun tulisan dan twit) tentang betapa pentingnya persiapan dana pensiun, banyak dari warga perkotaan yang sekarang sudah mulai mempersiapkan dana pensiun dengan lebih baik lagi. Pertanyaannya adalah, apakah anda sudah mempersiapkan risiko ketika pensiun nanti? Lho? Apa saja risikonya? Banyak hal-hal yang tidak terduga bisa terjadi ketika anda pensiun nanti, misalnya biaya hidup yang bisa saja semakin naik dibandingkan inflasi saat ini. Selain itu bisa dibayangkan berapa mahal biaya pengobatan yang akan anda butuhkan nanti? Pertanyaannya adalah, apakah dana pensiun anda mencukupi untuk menghadapi masalah-masalah keuangan tersebut?

Kebanyakan dari dana pensiun yang sudah dipersiapkan hanya mencukupi (bahkan kurang) untuk menutup biaya hidup saja. Lalu bila terjadi risiko lain bagaimana anda mempersiapkannya? Nah, mulailah dari sekarang membuat skenario-skenario terburuk apa yang akan terjadi ketika sudah pensiun nanti dan mencari solusinya, sehingga bila hal tersebut benar-benar terjadi anda sudah siap.

Tips 10
Jangan lupa Perencanaan Waris. Perencanaan Keuangan yang lengkap selalu tidak lupa mengikutsertakan perencanaan waris kedalamnya. Terlebih di Indonesia, membicarakan masalah waris masih dianggap tabu oleh sebagian besar masyarakat. Padahal sering sekali terjadi keributan yang disebabkan karena masalah waris. Itulah sebabnya penting untuk dibahas sedini mungkin. Bila ada anggota keluarga yang telah meninggal dunia, sebaiknya dibuat penetapan waris atas harta waris terlebih dahulu agar tidak terjadi keributan di kemudian hari.

Makanya penting untuk mengetahui ilmu tentang mengatur keuangan, sebelum maupun setelah pernikahan. Coba belajar lagi deh, Untuk bulan Mei ada kelas Basic Financial Planing complit bergelar Registered Professional Planner, info buka di sini, Selain itu ada workshop regular Cara kaya dengan reksa dana tanggal 21 Mei di sini. Dan juga workshop komunikasi yang menghipnotis (hypnotic communication) orang sering pakai untuk hypno selling, info buka di sini, sementara Ramadan ada kelas Syariah lho tanggal 9-11 Juni Info di sini. (wdl/wdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed