Perencana Keuangan Finansia Consultan Eko Endarto menuturkan, jumlah kebutuhan bagi pegawai yang masih lajang tentu tidak akan sebesar pegawai lainnya yang telah memiliki keluarga.
Selagi masih lajang dan kebutuhan pengeluaran belum terlalu besar, THR jangan dihabiskan. Ada baiknya untuk disimpan atau diinvestasikan agar bisa memberi manfaat yang lebih besar di masa depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu bentuk investasi yang paling mudah dari sisa uang THR pegawai yang masih lajang adalah menabung. Termasuk untuk keperluan menikah atau bahkan membeli kendaraan.
Sementara itu, bagi pegawai yang telah berstatus menikah tentu harus mengutamakan keperluan yang sifatnya prioritas. Salah satunya menganggap mudik sebagai kebutuhan yang tidak bisa ditinggalkan.
Kendati demikian, yang perlu diingat adalah membatasi kebutuhan mudik dengan alokasi THR yang dimiliki. Agar tidak sampai memaksa seseorang untuk berutang.
"Bagi pegawai yang telah berumah tangga dia mesti tau dulu apakah dia ada di kampung (mudik) atau di kota. Maka pasti akan berbeda alokasinya, agar disesuaikan dengan THR, jangan sampai berutang," ujarnya. (dna/dna)











































