Follow detikFinance
Kamis 17 Aug 2017, 08:03 WIB

Nih! Cara Mudah Ketahui Kesehatan Keuangan Sendiri (2)

Annissa Sagita - detikFinance
Nih! Cara Mudah Ketahui Kesehatan Keuangan Sendiri (2) Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Di artikel sebelumnya sudah dibahas 3 poin yang perlu Anda penuhi, apabila ingin memastikan bahwa keuangan Anda sehat. Tiga poin tersebut adalah sebagai berikut:
1. Anda tahu ke mana uang anda pergi
2. Anda tidak melakukan pembelian impulsif dan berdasarkan emosi
3. Anda yakin produk keuangan yang Anda miliki benar

Bagaimana, sudah lolos? Jika salah satu saja tidak terpenuhi, maka keuangan Anda kemungkinan besar tidak sehat. Mari kita bahas poin-poin selanjutnya.

4. Penghasilan Anda pergi ke dua arah: saat ini dan masa depan
Namanya juga perencanaan keuangan, tentu melibatkan masa depan. Jika rencananya saja tidak ada, bagaimana Anda bisa mencapai tujuan keuangan? Sangat mudah untuk melupakan dan tidak menyisihkan uang Anda saat ini untuk tujuan masa depan yang tidak terlihat dan masih berupa angan-angan/impian. Namun justru di situlah tantangannya, di mana porsi bersenang-senang saat ini harus sedikit saja digeser untuk memberi ruang berinvestasi demi masa depan. Tidak harus sama secara jumlah, karena kebutuhan dan kelangsungan hidup saat ini pasti cukup banyak. Namun secara prioritas, keduanya harus sama-sama diprioritaskan agar tercapai kehidupan yang seimbang: saat ini dan masa depan.

5. Anda tidak was was akan utang, ataupun mengabaikan utang
Berutang, saat ini sepertinya sulit dihindari. Tanpa memiliki utang KPR atau kendaraan, sebagian besar dari kita mungkin akan sangat sulit memiliki properti dan kendaraan pribadi. Namun berutang pun ada caranya supaya keuangan Anda tidak terganggu. Apabila Anda berada dalam kondisi di mana Anda mengabaikan tagihan kartu kredit atau tagihan utang lainnya, Anda berada dalam zona bahaya utang.

6. Anda siap akan risiko yang bisa terjadi sewaktu-waktu
Tidak seorang pun yang ingin di-PHK dan kehilangan pekerjaan yang menjadi sumber penghasilan satu-satunya. Namun kenyataannya setiap bulan ada saja perusahaan yang mempensiun-dinikan karyawannya, baik dengan pemberitahuan sebelumnya dan yang tidak ada pemberitahuan. Tidak hanya PHK, banyak sekali keadaan darurat yang terjadi tiba-tiba dan butuh biaya besar dalam waktu singkat, misalnya ada keluarga yang masuk rumah sakit, kecelakaan di jalan, meninggalnya keluarga dekat, dan lain sebagainya. Jika secara keuangan Anda tidak siap apabila terjadi risiko seperti ini, keuangan Anda belum sehat. Perlu ada porsi 'jaga-jaga' dalam keuangan Anda, yang jumlahnya cukup: tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak.

7. Anda memiliki ketenangan hati bahwa rencana keuangan Anda sudah sejalan untuk mencapai tujuan keuangan
Oke, jadi Anda sudah memiliki persiapan sendiri untuk pendidikan anak, pensiun, keinginan memiliki properti/kendaraan, rencana liburan dan lain sebagainya. Sudahkah Anda punya ketenangan hati? Jika Anda ragu akan rencana Anda karena Anda tidak dapat memastikan bahwa rencana Anda sudah berada di 'jalan yang benar', bisa jadi keuangan Anda tidak sehat.

Tujuh poin di atas sangat erat kaitannya dengan perilaku dan pandangan Anda terhadap uang. Memang untuk lebih pastinya, Anda perlu berkonsultasi dengan profesional, agar Anda tidak salah ambil langkah. Seperti di artikel sebelumnya yang sudah ditekankan bahwa kerugian yang dialami bisa berupa sejumlah uang, namun yang lebih krusial adalah kerugian waktu.

Supaya tidak rugi waktu secepatnya anda belajar melalui workshop dan kelas-kelas yang ada, beberapa yang kami rekomendasikan adalah kelas Basic Financial Planning info di sini, Untuk CPMM Jakarta di sini atau tunggu bulan September, sementara untuk reksa dana Jakarta info bisa dibuka di sini berbarengan dengan di Yogya, Solo dan Semarang (JogLoSemar / Jawa Tengah) bisa lihat info di sini dan di sini.

Semoga bermanfaat! (wdl/wdl)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed