Idul Adha menjelang, tanggal 1 September semua umat muslim akan merayakan hari raya Idul Adha, tepatnya setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Selain kewajiban berhaji bagi setiap muslim yang mampu, juga melekat kewajiban berkurban, kambing, domba, sapi, atau unta.
Bagi yang rajin mengikuti tulisan perencanaan keuangan di detikFinance, pastinya sudah tahu dari mana dan bagaimana pos berkurban ini dipersiapkan. Juga bagi yang sudah mengikuti kelas-kelas perencanaan keuangan, baik yang diselenggarakan di Jakarta, Bali, Surabaya, Yogya, Solo, ataupun kota-kota lainnya. Namun, tak ada salahnya akan kami ulas kembali sebagai persiapan untuk kurban di tahun mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga 1 ekor kambing yang memenuhi syarat sah hewan kurban berdasarkan data dari rekanan kami, minimal Rp 1.800.000 dengan berat sekitar 25 kg, atau Rp 72.000 per kilogram.
Harga 1 ekor sapi yang memenuhi syarat sah hewan kurban berada di angka Rp 12.750.000 dengan berat sekitar 200 kg, atau Rp 62.500,- per kilogramnya.
Perlu diingat, harga tersebut akan berbeda di lokasi atau daerah yang berbeda. Jakarta bisa jadi akan lebih mahal dari pada di Bande Alit atau sebaliknya. Di mana Bande Alit? Silakan cek peta.
Anda dapat mengalokasikan dana misal Rp 25 ribu atau Rp 50 ribu per hari atau tergantung kapan Anda ingin berkurban. Semakin besar uang yang Anda alokasikan, semakin cepat Anda bisa berkurban. Dari mana uang itu?
THR atau Tunjangan Hari Raya
Persiapan hewan kurban bisa dialokasikan dari penerimaan THR, gaji ke -13 ataupun sumber keuangan lain seperti sertifikasi guru atau hasil panen. Pada saat menerima jangan dihabiskan untuk lebaran semua, alokasikan sebagian untuk kebutuhan membeli hewan kurban. Jika sekali alokasi sudah cukup untuk membeli hewan kurban, maka berkurbanlah tiap tahun. Namun jika belum, kumpulkan dalam rekening, boleh dijadikan satu dengan rekening dana darurat, hingga terkumpul seharga hewan kurban.
Alokasi Rutin Setiap Bulan
Selain dari THR, gaji ke-13 atau uang tahunan lain, pembelian hewan kurban bisa dialokasikan setiap bulan dari pendapatan bulanan. Berapa besarannya? Tergantung kapan dan mau kurban apa. Apakah setahun lagi, 2 tahun lagi? Apakah kurban kambing, domba, sapi atau unta? Harga yang berbeda dan jangka waktu ingin berkurban, menjadi faktor penentu selain karakter risiko investasi Anda. Pengeluaran untuk mempersiapkan hewan kurban ini masuk dalam pos keuangan investasi.
THR dan Alokasi Rutin Setiap Bulan
Selain mengandalkan THR atau alokasi rutin, Anda dapat menggabungkan keduanya. Cara ini tentu akan lebih cepat memenuhi kebutuhan dana pembelian hewan kurban.
Ongkos Life Style
Gaya hidup, seperti santai sore di warung kopi bersama teman kantor, bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dana hewan kurban. Jika Anda biasa santai sore dengan segelas minuman berharga Rp 50 ribuan setiap minggu, maka Anda dapat menyesuaikan dengan minuman segelas Rp 25 ribuan misalnya, tanpa mengurangi frekuensi.
Atau Anda tetap minum dengan budget Rp 50 ribuan per gelas namun dengan menyesuaikan frekuensinya. Yang tadinya seminggu sekali, disesuaikan menjadi setiap 2 minggu sekali.
Sisa dana diinvestasikan untuk membeli hewan kurban, kambing, kerbau, sapi atau unta. Mudah bukan?
Syarat Sah Hewan Kurban:
1. Hewan Ternak
Hewan yang diprasyaratkan untuk kurban (udhiyah) adalah hewan ternak, yaitu unta, sapi dan kambing termasuk pula jenis-jenisnya. Jadi tidak sah berkurban dengan 100 ekor ayam, bebek, ikan, dsb.
2. Syarat Umur Hewan Kurban
Unta minimal berumur 5 tahun dan telah masuk tahun ke 6. Sapi minimal berumur 2 tahun dan telah masuk tahun ke 3. Kambing jenis Domba atau Biri-biri diperbolehkan umur minimal 6 bulan bagi yang sulit mendapatkan yang umur 1 tahun. Sedangkan bagi kambing biasa (bukan jenis Domba/Biri-biri, misalkan Kambing Jawa), maka minimal umur 1 tahun dan telah masuk tahun ke- 2. Umur ini ditandai dengan gigi ternak yang sudah powel.
3. Kondisi Fisik Hewan Kurban
Syarat-syarat sah pemilihan hewan kurban:
- Berbadan sehat walafiat (tidak sakit)
- Kaki sehat tidak pincang
- Mata sehat tidak buta sebelah atau keduanya
- Badannya tidak kurus kering (tidak berlemak / bersumsum
- Tidak sedang hamil atau habis melahirkan anak
Waktu menyembelih adalah setelah Shalat Idul Adha hingga matahari terbenam pada tanggal 12 Dzulhijjah atau matahari terbenam pada tanggal 13 Dzulhijjah. Silakan pilih salah satu dari 2 pendapat tersebut.
Selain mengetahui sumber dan cara mempersiapkan dana, Anda perlu mengetahui syarat sah hewan yang digunakan untuk kurban. Meski penjual sebagian besar paham akan syarat tersebut, namun setiap tahun masih juga ditemukan penjual yang menjual hewan cacat, entah pincang atau kadang buta, sehingga Anda juga harus mengetahui syarat-syarat tersebut. Jangan sampai ibadah, investasi yang dilakukan sia-sia karena syarat sah tidak terpenuhi.
Biar tidak salah makanya harus belajar, ke mana? Beberapa yang kami rekomendasikan antara lain kelas Basic Financial Planning info di sini, Untuk CPMM Jakarta di sini atau tunggu bulan September, sementara untuk reksa dana Jakarta info bisa dibuka di sini berbarengan dengan di Yogya, Solo dan Semarang (JogLoSemar / Jawa Tengah) bisa lihat info di sini dan di sini.
Anda dapat berkurban di lingkungan sendiri atau melalui organisasi-organisasi kemanusiaan Islam yang ada, tentunya harus dipilih yang sudah kredibel.
Selamat Hari Raya Idul Adha, Empowering Your Financial. (wdl/wdl)











































