Follow detikFinance
Senin 20 Nov 2017, 07:45 WIB

Begini Keuangan Anda Seharusnya Menjelang Masa Pensiun (2)

Aidil Akbar Madjid - detikFinance
Begini Keuangan Anda Seharusnya Menjelang Masa Pensiun (2) Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Dalam artikel sebelumnya sudah dibahas bahwa ternyata persiapan menjelang pensiun tidak hanya melulu tentang dana pensiun yang cukup atau tidak, tapi bisa lebih detil dan dalam lagi dari itu.

Dalam tulisan sebelumnya sudah dibahas selain perhitungan konsolidasi dana pensiun yang sudah dimiliki, anda juga harus punya jalan keluar bila keuangan anda ternyata tidak cukup untuk pensiun.

Di samping itu juga sangat disarankan untuk melakukan pengeluaran besar jauh-jauh hari sebelum anda pensiun agar tidak mengganggu dana pensiun anda nanti. Nah apa saja yang akan dibahas di tulisan kali ini? Mari kita simak bersama.

Lakukan Estimasi Perhitungan Kebutuhan Bulanan Pensiun Anda
Banyak konsultan perencana keuangan dan konsultan pensiun memberikan angka rata-rata kebutuhan orang ketika pensiun adalah sebesar 80% dari pengeluaran bulanan mereka. Dalam kenyataannya belum tentu tepat. Mengapa?

Secara logika memang pengeluaran semasa pensiun harusnya lebih rendah dari ketika belum pensiun (masih bekerja), karena biaya yang berhubungan dengan pekerjaan seperti transportasi, makan siang, pakaian, dan lain-lain akan turun atau pun hilang.

Akan tetapi jangan lupa bahwa biaya hidup anda akan terus naik setiap tahun, alias inflasi tidak berhenti ketika anda berhenti bekerja. Selain itu jangan lupa urusan kesehatan karena biaya kesehatan anda akan tinggi dan naik seiring dengan bertambahnya usia anda.

Sementara itu di usia lanjut sudah tidak ada asuransi yang mau melindungi anda, dan kalaupun ada maka biaya preminya sudah pasti akan mahal sekali.

Selain itu akan ada biaya lain yang keluar semasa anda pensiun. Misalnya biaya renovasi rumah atau biaya perawatan properti anda. Biaya perawatan kendaraan atau bahkan tukar kendaraan baru, dan biaya lainnya.

Di mana anda akan tinggal ketika pensiun?
Pertanyaan ini sekarang sudah lebih patut ditanyakan di Indonesia. Sewaktu saya tinggal dan menjadi konsultan di Amerika Serikat, State Florida menjadi negara bagian yang ngetop sebagai tujuan pensiunan menghabiskan dan menikmati masa pensiun mereka.

Kenapa? Karena di beberapa kota dari negara bagian Florida tersebut berudara panas sepanjang tahun. Kalaupun musim dingin hanya terasa sejuk tapi tidak dingin sekali atau tidak bersalju seperti negara bagian lainnya. Akan tetapi biaya untuk tinggal di Florida ini memang relatif cukup mahal.

Nah, di Indonesia harusnya berlaku hal yang sama akan tetapi lebih kepada memperhitungkan biaya hidup di kota lain. Sebagai contoh, sudah menjadi rahasia umum kalau di Jawa Tengah terutama khususnya di Yogyakarta dan Solo biaya hidup jauh lebih murah dibanding kota-kota besar lainnya, apalagi dibandingkan Jakarta.

Tidak ada salahnya anda mulai mempertimbangkan untuk menikmati masa pensiun anda di kota-kota tersebut. Atau sebagian orang juga sudah mulai berpikir untuk menghabiskan pensiun mereka dengan cara 'pulang ke kampung halaman' untuk bertani atau berkebun.

Ketika anda memperhitungkan dana pensiun menggunakan biaya hidup di kota besar seperti Jakarta dan kemudian anda menghabiskan di kota lain seperti Jogjakarta, maka seharusnya biaya pensiun anda bisa mencukupi kebutuhan anda karena biaya hidup yang lebih rendah tadi. Ini bisa dijadikan bahan pertimbangan.

Pelajari BPJS Kesehatan dan asuransi sosial lainnya
Semakin bertambahnya usia anda maka kebutuhan akan layanan kesehatan akan semakin meningkat. Demikian juga dengan asuransi anda yang preminya akan semakin mahal.

Itu pun dengan catatan asuransi masih mau melindungi. Itulah sebabnya salah satu jalan keluar yang bisa anda lakukan adalah dengan menggunakan asuransi sosial yang diberikan oleh pemerintah seperti BPJS Kesehatan dan asuransi social lainnya.

Kalau sebelumnya anda tidak terlalu perduli dengan asuransi jenis ini karena kebutuhan asuransi anda dilindungi dari kantor tempat anda bekerja, nah sekarang sudah saatnya anda peduli dengan asuransi ini.

Pelajari dengan baik syarat dan ketentuan asuransi sosial ini. Pelajari juga tata cara klaim dan penggunaan fasilitasnya agar anda paham dan mengerti bila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Ternyata banyak ya yang harus kita persiapkan dan lakukan? Kalau anda berminat untuk belajar lebih detil dan dalam lagi, bisa dengan mengikuti kelas atau workshop yang kami rekomendasikan.

Ke mana saja? Ada yang dilakukan baik oleh AAM & Associates https://ow.ly/pxId30gC3BB maupun IARFC Indonesia https://ow.ly/NbPy30gC3Dy.

Untuk workshop Kaya Raya Dengan Reksadana dibulan Desember bisa dibuka di sini https://bit.ly/RDJKT12. Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info buka di sini https://bit.ly/PMJKT12.

Yang di Surabaya bisa cek info workshop di sini https://bit.ly/PMSBY17 dan di sini https://bit.ly/RDSBY12. Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan ilmu advance, info buka di sini https://bit.ly/ADV1217 dan https://bit.ly/ADV1217.

Selain itu bisa juga bergabung di akun telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik di sini t.me/seputarkeuangan.


(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed