Follow detikFinance
Selasa 05 Dec 2017, 06:35 WIB

Cuaca Ekstrem Bisa Jadi Peluang Bisnis Lho

Tung Desem Waringin - detikFinance
Cuaca Ekstrem Bisa Jadi Peluang Bisnis Lho Foto: Jefris Santama/detikcom
Jakarta - Banjir besar sudah banyak melanda berbagai kawasan. Tidak hanya di Ibu Kota, bahkan diberbagai daerah seperti Yogya sudah lebih parah karena selain hujan, badai juga tanah longsor. Tak pelak sejumlah kendaraan menjadi korban dari cuaca esktrem ini. Ada yang terendam, tertimpah pohon dan sebagainya.

Namun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menjelaskan, bahwa di balik suatu bencana, tetap ada sektor bisnis yang justru mendulang keuntungan. Banjir yang hampir membenamkan berbagai wilayah, bisa saja membuka peluang bisnis untuk anda.

Berikut merupakan berbagai contoh dari sekian banyak peluang bisnis musim banjir yang bisa menjadi inspirasi bagi Anda para pemilik bisnis:

1. Asuransi

Bencana banjir tak lantas membuat perusahaan asuransi, khususnya anggota bursa, merugi akibat melonjaknya klaim. Bencana banjir justru menjadi berkah bagi perusahan asuransi karena bisa saja mendatangkan konsumen baru. Ini yang membuat kinerja perusahaan asuransi maupun perbankan pemilik produk asuransi akan tetap memiliki pertumbuhan kinerja positif.

2. Suku Cadang Kendaraan

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mengatakan bencana banjir ini akan
meningkatkan kinerja saham perusahaan suku cadang di Indonesia. Penyebabnya permintaan produk akan meningkat seiring banyak mobil dan motor yang rusak akibat banjir.

3. Gerobak

Memang terlihat sederhana dan sepele. Namun jangan dianggap remeh, penyedia jasa gerobak ini bisa saja dalam sehari meraup keuntungan sampai Rp 2,5 juta. Sekali mengangkut motor, Anda bisa mematoknya dengan tarif Rp 20 ribu. Dengan ketinggian air yang melebihi intensitas membuat para pengendara motor terpaksa menggunakan jasa gerobak untuk membantu mereka melewati banjir tersebut.

4. Pedagang Ritel

Sektor yang akan diuntungkan saat banjir adalah supermarket grosir maupun ritel eceran yang menjual kebutuhan pokok. Sebab secara psikologis warga, terutama yang tidak terkena banjir, akan mengira pasokan sembako terbatas. Tidak itu saja, kebutuhan dan permintaan barang di supermarket untuk korban banjir juga diyakini cukup besar.

5. Bengkel

Bengkel motor dan mobil ini paling laris didatangi warga. Para pengendara ini terpaksa membawa kendaraannya yang rusak karena terendam banjir. Bahkan ada yang membuat bengkel dadakan di pinggir jalan. Servicenya pun cukup sederhana, hanya ada pembersih busi dan kabulator. Tarif yang bisa dipasang pun cukup tinggi, yaitu Rp 30 ribu.

Nah bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mencobanya?

Sudah Siapkah Anda Ditahun 2018? Apakah Goal Secara Finance Anda Sudah Tercapai Ditahun 2017 Ini? Download Sekarang Juga Rangkuman "Financial Revolution" 3 Hari Seminar seharga Rp 1.997.000. Khusus Untuk 97 Orang Pembaca detikFinance Hari Ini, Saya Beri GRATIS + Anda Berkesempatan Mendapatkan Kalender Tung Desem Waringin Edisi 2018 Yang Dijual Rp 99.000,- Secara GRATIS, Klik di Sini Untuk Download. (mkj/mkj)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed