Follow detikFinance
Sabtu, 23 Des 2017 09:15 WIB

Mau Jadi Freelancer Tahun Depan? Baca Dulu Tips Ini

Bareyn Mochaddin - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Menjelang akhir tahun, mungkin Anda adalah satu dari sekian banyak orang yang berpikir untuk berpindah profesi dan mulai mengerjakan sesuatu yang lain. Bisa juga, Anda adalah seseorang yang tidak ingin berpindah profesi, namun ingin mengerjakan pekerjaan yang anda geluti saat ini dengan waktu yang lebih fleksibel, dengan keinginan tersebut mungkin anda berpikir menjadi freelancer adalah salah satunya?

Menjadi freelancer secara sederhana artinya menjadi seseorang yang bekerja tanpa diikat ruang dan waktu. Anda dapat bekerja sesuai dengan jam kerja yang Anda inginkan, bahkan bisa memilih pekerjaan apa yang anda inginkan. Meski dalam kalimat lain, menjadi freelancer artinya tidak memiliki perusahaan (kantor), dan tidak ada pihak yang memberikan anda penghasilan bulanan - Anda lah yang memberikan penghasilan bagi diri sendiri.

Dari sudut pandang ekonomi kesejahteraan, ketiadaan penghasilan bulanan artinya Anda penuh dengan risiko keuangan. Bukan bersikap pesimistis, tapi kita semua tahu risiko keuangan seorang freelancer dan risiko keuangan seorang pekerja kantoran, seorang freelancer memiliki lebih besar risiko keuangan-ya.

Risikonya beragam, mulai dari risiko cashflow yang berantakan sampai dengan berutang. Sehingga, bila anda berminat untuk jadi freelancer, ada beberapa hal yang harus anda ketahui dan anda siapkan agar anda tidak mengalami kesulitan keuangan di masa depan.

Ketahui karakteristik pekerjaan. Hal ini penting karena dengan mengetahui karakteristik pekerjaan yang akan Anda geluti sebagai freelancer nantinya, Anda akan mengetahui berapa lama anda harus bekerja dan berapa lama akan mendapatkan bayaran dari pekerjaan. Singkatnya, harus tahu berapa lama bekerja dan berapa besar bayaran Anda, agar anda tahu siklus uang masuk ke rekening anda.

Jangan sampai Anda memutuskan untuk menjadi freelancer dalam sebuah bidang dan anda setuju untuk proyek pertama anda mendapat bayaran yang besarnya 3x gaji bulanan anda. Di sisi lain, ada hal yang tidak anda ketahui, bidang tersebut adalah sebuah bidang yang memiliki siklus semesteran, artinya order hanya masuk setiap 6 bulan. Lalu darimana Anda akan mendapatkan uang untuk membiayai 3 bulan sampai mendapat pekerjaan lainnya?

Setelah mengetahui bagaimana siklus uang masuk ke rekening anda, saatnya mengetahui siklus uang keluar dari rekening Anda. Beberapa pertanyaan yang harus Anda jawab dalam poin ini adalah: Berapa besar kebutuhan dalam satu bulan? Apa saja tagihan yang harus dibayar setiap bulan? Apa saja pengeluaran yang tidak penting di bulan-bulan sebelumnya?

Terutama bagi Anda yang saat ini masih berstatus sebagai seorang karyawan kantoran, hal ini sangat-sangat penting. Ingat, bagi Anda yang akan menjadi seorang freelancer artinya tidak memiliki gaji bulanan dan juga tidak punya kantor untuk berutang. Sehingga, setidaknya harus memiliki target bekerja paruh waktu dengan bayaran yang bisa menutupi kebutuhan bulanan.

Hal selanjutnya yang juga anda harus persiapkan adalah kesediaan sejumlah dana untuk sesuatu yang bersifat darurat, atau singkatnya 'Dana Darurat'. Bagi anda yang ingin menjadi freelancer baiknya mempersiapkan dana darurat lebih banyak daripada mereka yang bekerja kantoran. Kenapa? Namanya juga freelancer, bisa jadi ada pekerjaan bisa juga tidak. Ke depannya, bila sedang sepi orderan maka dana darurat ini yang akan menjadi gaji anda.

Hal lainnya yang penting namun sering dilupakan adalah anda harus menyadari bahwa dengan menjadi freelancer, Anda tidak memiliki asuransi kesehatan dari kantor. Mungkin bagi anda yang masih lajang, ketiadaan asuransi kesehatan dari kantor bukan merupakan hal yang besar. Namun, hal ini bisa berbeda bagi anda yang telah berkeluarga, ada pasangan dan anak yang menjadi tanggungan anda, dan anda harus dapat 'menjamin' kesediaan biaya untuk biaya pengobatan mereka.

Pelajari tentang benefit, asuransi dan hal detil lainnya untuk mempersiapkan diri anda menjadi seorang freelancer. Kemana saja? Ada yang dilakukan baik oleh AAM & Associates http://ow.ly/pxId30gC3BB maupun IARFC Indonesia http://ow.ly/NbPy30gC3Dy . Info workshop Kaya Raya Dengan Reksadana January 2018 buka disini http://bit.ly/WRD0118. Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info disini http://bit.ly/PMM0118. Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan ikutan workshop Basic Financial Planning info lihat disini http://bit.ly/BFP0118 . Selain itu bisa juga bergabung di akun telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik disini t.me/seputarkeuangan .

Tidak punya jaminan atau benefit? Oleh karenanya, bagi Anda yang saat ini masih bekerja kantoran dan memiliki keinginan untuk menjadi freelancer di tahun depan, ada baiknya anda mulai mencari asuransi kesehatan yang 'pas' bagi Anda dan keluarga (bagi anda yang terlah berkeluarga). Jangan sampai, Anda sudah keluar terlebih dahulu dari kantor saat ini padahal belum memiliki asuransi kesehatan. Bila anda melakukan hal tersebut artinya Anda dan keluarga tidak memiliki jaminan kesehatan, suatu hal yang berbahaya bukan? (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed