Follow detikFinance
Kamis 28 Dec 2017, 07:24 WIB

Rugikah Punya Ban Cadangan di Mobil?

Mohamad Taufiq Ismail – AAM & Partners - detikFinance
Rugikah Punya Ban Cadangan di Mobil? Foto: detikOto
Jakarta - Bagaimana menurut Anda tentang memiliki ban cadangan untuk mobil Anda? Apakah rugi memiliki ban cadangan tersebut? Enggak rugi lah, kan beli mobilnya sudah termasuk beli ban cadangan.

Jadi tidak bisa memilih membeli tanpa ban cadangan. Harganya kan lumayan tuh, mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Belum termasuk velg racingnya.

Karena tidak bisa memilih, maka mungkin Anda tidak merasa rugi ya. Tapi jika bisa memilih, apakah Anda akan memilih membeli ban cadangan atau tidak?

Apakah jawaban Anda adalah memilih tidak membeli ban cadangan? Yang artinya Anda tidak akan membawa ban cadangan tersebut ketika Anda bepergian.

Bagaimana jika suatu saat Anda pergi ke suatu daerah yang sepi, di mana tidak banyak kendaraan lewat, dan kemudian tiba-tiba ban mobil Anda bocor. Maka perjalanan Anda akan terhenti dan Anda harus melepas ban yang bocor, kemudian mencari kendaraan tumpangan untuk pergi mencari jasa tambal ban.

Bagaimana keamanan mobil Anda beserta isinya saat Anda tinggal? Mungkin Anda sedang bersama keluarga? Belum lagi risiko Anda telambat hadir di tempat tujuan Anda. Hal tersebut tidak akan terjadi apabila Anda membawa ban cadangan mobil Anda.

Sepertinya cukup riskan jika tidak membawa ban cadangan di mobil. Memang, belum tentu akan sering ada kejadian ban bocor, namun Anda tentu tidak akan dapat menduga kapan kejadian tersebut akan terjadi.

Bisa saja selama sepanjang tahun ban mobil kita tidak bermasalah. Namun bisa juga sedang apes-apesnya sering bocor sehingga ban cadangan sering terpakai.

Jika kita memiliki ban cadangan dan kemudian tidak terpakai memang seakan-akan ada kerugian karena kita telah membeli ban cadangan tersebut dan akhirnya hanya menjadi pajangan di bawah mobil.

Sudah beli pakai duit, tidak dipakai pula. Rugi uangnya. Berarti rugi dong jika memiliki ban cadangan?

Tidak seperti itu pembaca, ban cadangan itu ibarat asuransi bagi kita untuk meminimalkan risiko tidak dapat melanjutkan perjalanan apabila terjadi masalah pada ban mobil. Apakah hal yang demikian bisa disebut kerugian?

Bagaimana jika kita berpikir bahwa akan lebih rugi lagi apabila kita tidak memiliki dan membawa ban cadangan. Kita rugi waktu karena terlambat, kemudian ternyata keterlambatan tersebut mengakibatkan kerugian lainnya, misalnya tidak jadiya suatu deal jual beli.

Anggap saja biaya pembelian ban cadanan itu sebagai premi asuransi Anda. Uang itu tidak akan kembali kerena telah menjadi biaya asuransi. Istilahnya hangus. Sehingga apabila kita masih menganggap premi asuransi yang telah kita bayarkan menjadi suatu kerugian karena tidak digunakan/tidak terjadi risiko, mungkin kita bisa mencoba berpikir ulang.

Premi asuransi adalah biaya asuransi yang harus kita bayarkan kepada perusahaan asuransi. Kita tidak berpikir untung rugi dalam asuransi. Karena salah satu prinsip asuransi adalah utmost good faith.

Niat baik kita untuk berasuransi adalah untuk meminimalisir kerugian apabila risiko terjadi. Bukan untuk mencari keuntungan atas terjadinya risiko.

Berpikirlah apakah Anda memang membutuhkan asuransi atau tidak? Apakah Anda mampu menanggung risiko kerugian yang terjadi apabila terjadi suatu risiko?

Sudah tau bagaimana cara menghitung besaran kerugian dan resiko tersebut? Terutama untuk mendapatkan nilai Uang Pertanggungan yang benar pada asuransi (jiwa).

Anda bisa menghitung sendiri biar tidak salah beli asuransi seperti yang selama ini sering terjadi. Ke mana belajar menghitungnya?

Bisa ikutan workshop dan kelas yang dilakukan baik oleh AAM & Associates https://ow.ly/pxId30gC3BB maupun IARFC Indonesia https://ow.ly/NbPy30gC3Dy.

Info workshop Kaya Raya Dengan Reksa Dana January 2018 buka di sini https://bit.ly/WRD0118. Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info di sini https://bit.ly/PMM0118.

Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan ikutan workshop Basic Financial Planning info lihat di sini https://bit.ly/BFP0118.

Selain itu bisa juga bergabung di akun telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik di sini t.me/seputarkeuangan.

Jadi, masihkah Anda berpikir bahwa Anda rugi memiliki ban cadangan yang tidak terpakai selama bertahun-tahun? Masihkah anda berpikir bahwa Anda rugi membayar premi asuransi bertahun-tahun namun uangnya hangus karena tidak terjadi risiko? (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed