Follow detikFinance
Senin 08 Jan 2018, 06:56 WIB

Sepenting Apa Dana Darurat?

Meydian Eka Rini – AAM & Partners - detikFinance
Sepenting Apa Dana Darurat? Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Dana darurat adalah sejumlah dana yang digunakan untuk kepentingan darurat. Dalam tujuan keuangan dana darurat adalah prioritas utama yang harus dipenuhi sebelum kita berinvestasi atau berasuransi. Kejadian darurat tersebut dapat berupa kecelakaan, sakit ataupun terkena PHK dan biaya- biaya darurat lainnya.

Dana darurat harus terpisah dengan dana yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari ataupun instrument investasi lainnya. Akan tetapi, diskon di pusat perbelanjaan tidak dikategorikan dana darurat.

Perjalanan liburan ke Bali atau keluar kota juga tidak bisa dikategorikan dana darurat kecuali ada kerabat kita yang mengalami sakit atau kesusahan.

Dana darurat harus likuid atau mudah dicairkan sewaktu-waktu. Dana darurat juga harus ditempatkan di instrument yang aman dalam arti mempunyai risiko yang aman misalnya tabungan di bank dan bukan berupa deposito.

Setiap orang memiliki dana darurat yang berbeda-beda. Jumlahnya tergantung dari pengeluaran setiap bulan dan kondisi keuangan orang tersebut. Dana darurat atau emergency fund yang ideal adalah :
• 3 kali pengeluaran bulanan bagi yang belum menikah (single)
• 6 kali pengeluaran bulanan bagi yang sudah menikah (belum mempunyai anak)
• 9 kali pengeluaran bulanan bagi yang sudah menikah (mempunyai anak 2 orang)
• 12 kali pengeluaran bulanan bagi yang sudah menikah (mempunyai anak lebih dari 2 orang)

Kapan kita menggunakan dana darurat? Kapan dana darurat bekerja? Contoh kasus misalnya tiba-tiba laptop atau gadget rusak pasti kita butuh dana atau uang untuk memperbaikinya, supaya tidak mengganggu cash flow maka bisa diambilkan dari pos dana darurat.

Tidak hanya itu misalnya kondisi pada saat kita menyetir mobil tiba-tiba mobil mogok dan membutuhkan uang cash untuk membeli spare part maka anda bisa menggunakan pos dana darurat.

Bagi sebagian orang mengumpulkan dana darurat bukanlah hal yang mudah. Meskipun mempunyai keinginan untuk memiliki dana darurat dikarenakan adanya pengeluaran setiap bulannya maka untuk mencapai dana darurat 3,6,9,atau 12 kali pengeluaran biasanya sebagian orang mencicil setiap bulannya.

Lalu bagaimana jika dana darurat anda belum tercapai padahal anda memiliki tujuan keuangan lainnya? Jawabannya adalah anda boleh berinvestasi asalkan dana darurat yang sudah terkumpul minimal 30% dari target dana darurat yang ditetapkan.

Dan pastikan anda tetap disiplin untuk mencicil dana darurat sampai target dana darurat yang ditentukan meskipun anda juga sedang berinvestasi lainnya.

Lalu, apalagi yang harus kita persiapkan selain dana darurat? Bisakah dana darurat digantikan oleh Kartu Kredit?? Bisakah dana darurat digantikan oleh asuransi yang menggunakan kartu?

Masih banyak sekali pertanyaan yang belum terjawab, yang jawabannya ada di workshop keuangan yang dilakukan baik oleh AAM & Associates https://ow.ly/pxId30gC3BB maupun IARFC Indonesia https://ow.ly/NbPy30gC3Dy.

Info workshop Kaya Raya Dengan Reksa Dana Januari 2018 buka di sini https://bit.ly/WRD0118. Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info di sini https://bit.ly/PMM0118.

Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan ikutan workshop Basic Financial Planning info lihat di sini https://bit.ly/BFP0118.

Selain itu bisa juga bergabung di akun telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik di sini t.me/seputarkeuangan.

Jangan jadikan dana darurat sebagai beban keuangan anda, karena dana darurat merupakan penolong ketika kita mengalami masalah keuangan. Dengan mempunyai dana darurat anda sudah melindungi asset kekayaan anda dari kerugian finansial.

Jadi dana drurat sangatlah penting! Selamat ngatur duit! (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed