Follow detikFinance
Senin, 08 Jan 2018 17:07 WIB

Rencanakan Keuangan Ini Ketika Menghadapi Perceraian

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Perencanaan keuangan menjadi hal yang penting untuk dipersiapkan oleh pasangan suami-istri yang menghadapi perceraian. Persiapan itu bahkan perlu dilakukan jauh sebelum perceraian itu sendiri terjadi.

Menurut Perencana Keuangan sekaligus Chairman & President IARFC Indonesia, Aidil Akbar, dibutuhkan seorang perencanaan perceraian atau divorce planner dalam menghadapi perceraian. Seorang divorce planner bertugas untuk membantu seseorang yang sedang berfikir atau dalam suatu proses menuju kearah perpisahan perceraian.

Divorce planner yang juga merupakan perencana keuangan ini memiliki keahlian khusus dan pengetahuan yang mendalam tentang ilmu hukum, khususnya hukum perkawinan baik secara perdata dan agama (dalam hal ini agama Islam) yang kemudian dapat membantu mempermudah proses apabila ada di antara klien mereka yang sedang berfikir atau dalam proses menuju kearah perpisahan atau perceraian.

"Karena sering terjadi, pada saat proses perceraian terjadi ada pihak-pihak yang dirugikan haknya secara finansial (biasanya pihak wanita). Dan hal inilah yang ingin dilindungi," katanya dalam artikelnya berjudul 'Perencanaan Perceraian' yang pernah ditayangkan di detikFinance, Senin (8/1/2018).

Wanita sendiri menjadi klien yang paling banyak perlu perencanaan perceraian karena dalam menangani kasus perceraian di Indonesia selama ini, komposisi klien yang datang tercatat sekitar 80% di antaranya adalah pihak wanita yang ingin hak-haknya khususnya secara finansial dilindungi atau setidak-tidaknya diusahakan untuk didapatkan secara maksimal.

Dia bilang, ada banyak kasus kejadian yang menyebutkan bahwa wanita yang menjadi korban perceraian itu justru tak mendapatkan hak dari mantan suaminya itu.

"Kebanyakan dari mereka tidak mendapatkan harta gono-gini, maupun tidak mendapatkan santunan bulanan untuk biaya hidup anak-anak dari perkawinan mereka. Apalagi kewajiban dalam memberikan Alimony dan Child Support di Indonesia tidak seketat seperti di Amerika. Inilah yang menyebabkan banyak wanita single parent dirugikan secara finansial di Indonesia," tulisnya.

Perencana keuangan yang juga seorang divorce planner akan memetakan kondisi keuangan sebuah keluarga dan memperhitungkan harta-harta mana saja yang akan masuk ke dalam bawaan (milik pribadi) serta harta mana yang termasuk harta gono-gini yang akan dibagi pada saat perceraian terjadi.

Seorang Divorce Planner kemudian juga bisa membantu memberikan masukan tentang hak asuh anak dan kelolaan harta baik bagi si klien maupun anak. Selain itu planner juga membantu mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan serta akta (melalui notaris) apabila perlu diadakan perjanjian atau kesepakatan-kesepakatan yang disetujui dan dibuat di luar ruang sidang.

Hal ini harus dilakukan agar klien tidak melakukan kesalahan fatal dalam keuangan yang bisa berdampak buruk bagi keuangan dan masa depan dirinya dan anaknya.


Selanjutnya adalah proses perceraian tersebut. Dalam proses perceraian, planner akan membantu mendampingi klien dalam proses tersebut, serta memberikan arahan yang benar secara finansial kepada kliennya apabila dibutuhkan proses negosiasi termasuk juga yang menyangkut hak-hak secara finansial bagi klien.

Pasca perceraian adalah kondisi yang kritis di mana klien membutuhkan masukan dan guideline tentang bagaimana merencanakan keuangan mereka secara benar sebagai seorang single parent (apabila sudah mempunyai anak dan mempunyai hak asuh atas anak).

"Di sinilah salah satu critical poin di mana banyak sekali single parent yang banyak membuat kesalahan yang berakibat fatal secara keuangan mereka dan anak mereka," ujarnya.

Menjadi single parent sendiri memerlukan perencanaan keuangan yang berbeda. Beberapa hal yang berbeda antara lain, jumlah dana darurat, asuransi baik kesehatan dan jiwa, property, dana pendidikan dan investasinya. Itulah sebabnya kenapa dibutuhkan jasa layanan seorang perencana keuangan yang spesialis di bidang perceraian yang dikenal dengan sebutan Divorce Planner tadi.

(eds/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed