Follow detikFinance
Rabu 31 Jan 2018, 06:57 WIB

Menambah Penghasilan, Mengurangi Pengeluaran

Aidil Akbar Madjid – AAM & Partners - detikFinance
Menambah Penghasilan, Mengurangi Pengeluaran Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pasti sering dengar dong pernyataan seperti judul atas? Atau paling tidak pernah dengar atau baca-baca deh. Terutama ketika kita bicara tentang keuangan, lebih khususnya tentang Cash Flow alias mengelola gaji bulanan kita (perputaran uang bulanan).

Ketika bicara keuangan bulanan banyak orang lebih fokus ke bagaimana cara mengurangi pengeluaran mereka. Padahal pengeluaran bulanan sudah diirit-irit lho.

Sementara itu kita lupa bahwa komponen cash flow sendiri ada 2 yaitu pemasukan dan pengeluaran. Kalau di setiap seminar atau workshop saya menanyakan lebih mudah mana menambah penghasilan atau mengurangi pengeluaran? Hampir pasti jawaban mayoritas adalah mengurangi pengeluaran. Padahal belum tentu lho.

Nah, di artikel ini kita akan bahas kunci-kunci bagaimana cara menambah penghasilan anda agar cash flow bulanan terselamatkan dan anda tidak perlu 'menganiaya' diri anda untuk menghemat pengeluaran bulanan. Apa sajakah triknya?

1. Ketika Negosiasi Gaji, Usahakan Agar Perusahaan Menyebutkan Angka Terlebih Dahulu
Ini sebenarnya mirip trik lama siapa yang ngomong atau nyebut angka duluan dialah yang kalah. Demikian juga dengan negosiasi gaji.

Ketika anda lebih dulu mengeluarkan angka dalam proses negosiasi, anda tidak tahu apakah angka yang anda inginkan tersebut terlalu tinggi atau terlalu rendah. Sehingga sebelum proses negosiasi berjalan posisi anda sudah lebih lemah.

Usahakan perusahaan yang akan memperkerjakan anda untuk menyebutkan kisaran angka penawaran terlebih dahulu, sehingga anda bisa menilai dan bahkan mendorong agar angkanya bisa naik lebih tinggi lagi.

2. Ingat, Penghasilan Bukan Saja Gaji
Banyak orang berfikiran bahwa penghasilan hanyalah dari gaji. Sementara negosiasi gaji anda sudah mentok karena aturan dari perusahaan tempat anda bekerja. Jangan frustasi dan putus asa.

Ingat bahwa penghasilan bukan hanya gaji. Di luar negeri dikenal dengan Salary dan Benefit. Nah benefit tambahan ini yang bisa anda mintakan ke perusahaan tempat anda bekerja ketika negosiasi gaji di atas sudah mentok.

Benefit apa saja yang bisa anda mintakan? Yang pertama adalah fleksibel waktu kerja. Secara rata-rata orang bekerja 8 jam per hari, di luar itu adalah waktu lembur.

Kebanyakan orang masuk kerja jam 8 pagi dan pulang jam 5, apakah anda bisa negosiasi jam kerja sehingga masuk jam 7 atau atau jam 9 dan pulang lebih cepat atau lebih lama. Hal ini sangat berguna bila rumah anda jauh dari tempat bekerja sehingga anda bisa mensiasati kemacetan di kota anda.

Gaji mungkin kecil, tapi anda bisa negosiasi jabatan dan posisi anda. Lho? Apa gunanya? Akan sangat berguna ketika anda nanti pindah ke tempat bekerja lain, karena jabatan yang anda minta sudah tinggi di tempat anda bekerja sekarang, sehingga ketika pindah anda bisa mendapatkan jabatan yang lebih tinggi lagi. Ingat jabatan tinggi = penghasilan tinggi.

Hal lain yang dapat dinegosiasikan misalnya cuti melahirkan, cuti tahunan, asuransi termasuk kaca mata dan gigi serta medical check up, dana pensiun dari kantor, bonus, dan banyak lagi, yang bila di jumlah angkanya bisa jadi sama besarnya dengan gaji anda.

3. Diskusikan Gaji Anda Dengan Perusahaan
Banyak karyawan yang takut-takut untuk mendiskusikan gaji mereka dengan bos dan perusahaan mereka. Ingat, kalau anda tidak memberi tahu, bagaimana perusahaan bisa tahu?

Perusahaan anda tidak peduli apakah gaji anda cukup atau tidak atau anda bisa jalan-jalan atau bisa beli aset (rumah, kendaraan) atau tidak. Akan tetapi, bila pekerjaan anda bagus, anda termasuk karyawan yang punya inisiatif dan memberikan kontribusi ke perusahaan, yakinlah perusahaan membutuhkan anda dan ingin mempertahankan anda.

Diskusikan dengan bos anda situasi keuangan dan katakan bahwa anda membutuhkan kenaikan gaji agar produktivitas kerja anda semakin meningkat.

Atau bisa juga dihubungkan dengan bonus dan performa anda. Yang pasti kenaikan gaji akan sangat membantu keuangan anda sehingga anda bisa mengelola dan berinvestasi lebih baik lagi.

Tinggal anda belajar mengelola dan berinvestasi dengan baik dengan mengambil kursus, kelas ataupun workshop yang diselenggarakan baik oleh AAM & Associates https://ow.ly/pxId30gC3BB maupun IARFC Indonesia https://ow.ly/NbPy30gC3Dy.

Info workshop Kaya Raya Dengan Reksa Dana bulan depan 2018 buka di sini https://bit.ly/WRD0218. Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info di sini https://bit.ly/PMM0218.

Untuk di Bali atau anda ingin belajar sambil liburan bisa ikutan di bulan Februari workshop mengelola keuangan, info https://bit.ly/PMDPS02, dan bagi yang ingin belajar Cara Kaya dengan Reksa Dana di Bali, info https://bit.ly/RDDPS02 lumayan bisa jalan-jalan liburan sambil belajar lho.

Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Intermediate Financial Planning info lihat di sini https://bit.ly/IMD0318.

Selain itu bisa juga bergabung di akun telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik disini t.me/seputarkeuangan. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed