Follow detikFinance
Jumat, 16 Feb 2018 19:18 WIB

Keuangan Menipis Setelah Libur Panjang? Siasati dengan Cara Ini

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Libur panjang kerap membuat kita khilaf berbelanja. Biasanya uang dihabiskan untuk kuliner, jalan-jalan, maupun memuaskan keinginan membeli barang-barang.

Saat libur usai, baru sadar kalau uang yang dimiliki semakin sedikit. Di sisi lain, gajian masih lama. Lantas, apa yang harus dilakukan?

Perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andi Nugroho mengatakan sebaiknya kita mulai menahan diri jika liburan datang lagi sebelum gaji cair, mengingat kondisi keuangan semakin memprihatinkan.

"Kita harus prioritaskan kebutuhan-kebutuhan primer dulu untuk dipenuhi seperti biaya makan sehari-hari, budget transport ke kantor atau sekolah bagi anak-anak," katanya ketika dihubungi detikFinance, Jumat (16/2/2018).

Bahkan kalau pun harus, maka terpaksa ada pos-pos pengeluaran yang dikorbankan untuk dipangkas agar keuangan tetap aman sampai tiba gajian.

"Yang bisa dipangkas adalah biaya bersenang-senang seperti ngopi di kafe, tidak nonton bioskop dulu, atau pun hal-hal lain yang kurang penting dan kurang urgent," jelas Andi.

Tapi jangan sedih dulu, karena kata dia kita bisa mencari usaha sampingan sebagai alternatif pemasukan tambahan, tanpa harus menunggu gajian.

"Ada banyak bisnis sampingan yang bisa dijadikan sampingan, dan yang paling cocok adalah yang sesuai dengan passion kita. Bila sukanya berjualan barang bisa pilih berjualan barang-barang seperti produk fashion, makanan, barang elektronik, atau pun barang-barang apapun," sebutnya.

Bisa juga menjajal sebagai fotografer atau designer di sela-sela libur bekerja, jika kita memang hobi dengan aktivitas tersebut. Selain itu masih banyak lagi. Tapi pastikan betul kita menyukai jenis pekerjaan tersebut.

"Karena dengan begitu bila ada masalah maka kita tidak gampang menyerah dan berhenti dari bisnis tersebut. Selain itu pelajari detail dan teknis produk dan sistem kerja bisnis yang kita jalankan," lanjutnya.

Andi juga menyebutkan ada tantangan yang kita harus hadapi dalam menjalankan bisnis sampingan ini. Jika kita konsisten hasilnya tidak akan mengecewakan, tentunya terkait keuntungan.

"Keuntungan yang didapat tentunya bervariasi. Bagi yang berjualan barang bisa jadi keutungannya 10-30% dari modal. Tergantung dari strategi penjualan mereka juga. Bagi yang menjalankan bisnis jaringan tentu akan dapat income semakin besar bila penjualan dan jaringannya makin besar," tambahnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed