Follow detikFinance
Kamis, 01 Mar 2018 06:56 WIB

Mengatur Keuangan untuk Fresh Graduate

Stanley Christian - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Fadhly Fauzi Rachman Foto: Fadhly Fauzi Rachman
Jakarta - Akhirnya masuk ke dunia kerja juga setelah sekian lama berjuang dengan sekolah dan kuliah. Inilah fase baru dalam kehidupan anda.

Dalam hal keuangan, bila selama ini anda menerima uang jajan dari orang tua atau menunggu kiriman dari orang tua, kali ini anda sudah masuk fase produktif, yang akan mendapatkan gaji dari pekerjaan anda.

Anda akan mengalami perbedaan secara finansial karena ada rasa bangga pada diri sendiri, sudah tidak lagi menerima kiriman orang tua. Namun bagi anda first jobber atau fresh graduate, janganlah terlalu berlarut dengan kesenangan hingga lupa diri dalam mengelola keuangan.

Bila dari usia produktif anda sudah memiliki kebiasaan atau cara mengelola keuangan yang tidak baik, besar kemungkinan gaji anda akan habis untuk memenuhi gaya hidup anda, tanpa mengenal tabungan apalagi sampai berinvestasi.

Nah, kali ini saya coba mengajak anda para fresh graduate untuk mencoba melakukan beberapa hal di bawah ini agar memiliki kebiasaan dan keuangan yang baik.

Autodebet Tabungan
Umumnya anda para fresh graduate tentu masih single dan belum memiliki tanggungan, serta masih tinggal bersama orang tua. Kondisi seperti ini, menandakan pengeluaran anda belum terlalu banyak.

Sehingga porsi untuk menabung sudah bisa dilakukan di awal menerima gaji. Ketika gaji anda masuk rekening, maka sudah ada autodebet untuk dipindahkan ke tabungan khusus, dan sisanya baru anda gunakan. Tujuannya tentu agar anda tidak menunggu sisa baru ditabung, tapi menabung di awal. So, pastikan juga anda tidak menganggu tabungan khusus tersebut untuk keperluan bulanan, karena anda sudah memiliki jatah sendiri dari sisa gaji anda.

Membuat Tujuan Keuangan
Sebagai fresh graduate, ketika anda sudah memiliki penghasilan sendiri, anda kerap kali membelanjakan penghasilan anda untuk hal yang bersifat konsumtif. Agar uang anda tidak menguap begitu saja, sebaiknya anda dari sekarang membuat tujuan keuangan.

Hal ini bertujuan untuk membuat anda lebih terarah khususnya mencapai tujuan keuangan tersebut. Contoh tujuan keuangan bagi para fresh graduate adalah ingin berlibur ke Raja Ampat atau destinasi lainnya. Dengan memiliki tujuan keuangan yang jelas, anda akan lebih termotivasi dalam mengalokasikan uang untuk tujuan keuangan tersebut.

Belum lagi, bila anda membuat tujuan keuanga seperti memiliki rumah pertama. Anda akan lebih terpacu dalam menyiapkan DP-nya alias uang muka untuk rumah pertama anda. Menyenangkan bukan. Bila anda sempat merasa uang anda sering mengalir ke mana-mana, kali ini dengan memiliki tujuan keuangan yang jelas, anda bisa tahu bahwa uang anda sedang dipersiapkan untuk rumah pertama anda.

Tak ketinggalan saya coba mengajak anda untuk menyiapkan dana pensiun dari sekarang. Ya, tujuan keuangan ini kerap kali sering terlupakan, karena merasa pensiun masih lama dan buat apa dipersiapkan dari sekarang.

Namun perlu anda ketahui bahwa sudah banyak fakta serta riset yang menunjukkan bahwa hanya 5 orang dari 100 yang bisa menjalan masa pensiun dengan finansial yang mandiri, sisanya masih harus bekerja, bahkan berharap dari anak.

Pilihan kembali ke anda, apakah ingin mempersiapkan dari sekarang atau nanti atau tidak sama sekali. Bila anda memulai dari sekarang, tentu nominal investasinya lebih kecil dibandingkan anda mulai nanti.

Mulai Belajar Produk Keuangan
Dalam proses mengelola keuangan yang baik serta mencapai tujuan keuangan, anda membutuhkan produk-produk keuangan dalam perjalanan itu semua. mulai dari produk perbankan, produk asuransi, hingga produk investasi. Di Indonesia, banyak sekali produk keuangan, maka anda perlu cermat dalam memilih produk keuangan yang sesuai dan tepat untuk membantu perjalanan keuangan anda.

Itu sebabnya penting untuk mempelajari ilmu keuangan, merencanakan keuangan, mengelola gaji dan berinvestasi terutama produk. Produk keuangan dan investasi sendiri juga banyak yang berubah dan bertambah, itulah sebabnya disarankan untuk mempelajari dengan baik dan teliti.

Untuk workshop direkomendasikan mengambil yang dilaksanakan oleh tim AAM & Associates http://ow.ly/pxId30gC3BB maupun IARFC Indonesia http://ow.ly/NbPy30gC3Dy.

Info workshop Kaya Raya Dengan Reksa Dana bulan depan 2018 buka di sini http://bit.ly/WRD0218. Untuk belajar mengelola gaji bulanan bisa ikut workshop CPMM, info di sini http://bit.ly/PMM0218.

Untuk di Bali atau anda ingin belajar sambil liburan bisa ikutan dibulan February workshop mengelola keuangan, info http://bit.ly/PMDPS02, Dan bagi yang ingin belajar Cara Kaya dengan Reksa Dana di Bali, info http://bit.ly/RDDPS02 lumayan bisa jalan-jalan liburan sambil belajar lho. Ada juga yang di Jogja, info bisa buka di sini http://bit.ly/PMJGS18 dan di sini http://bit.ly/RDJGS18.

Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Intermediate Financial Planning info lihat di sini http://bit.ly/IMD0318.

Selain itu bisa juga bergabung di akun telegram group kami dengan nama Seputar Keuangan atau klik di sini t.me/seputarkeuangan.

So, mulailah menjadi fresh graduate yang melek keuangan agar memiliki finansial yang baik ke depannya.

Happy Planning. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed