Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 12 Mar 2018 07:16 WIB

Dana Darurat yang Belum Darurat (1)

Aidil Akbar Madjid - AAM & Partners - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Dana darurat alias emergency fund, sudah sering dong mendengar bahasan tentang hal ini. Sering dibahas berapa besar dana darurat yang dibutuhkan serta ke mana dana darurat tersebut ditempatkan.

Sedikit mengulang bahwa besaran dana darurat dilihat dari penghasilan atau pengeluaran bulanan dikali beberapa bulan kebutuhan. Beberapa bulan kebutuhan tersebut sangat tergantung dari jumlah tanggungan anggota keluarga kita. Semakin banyak tanggungan maka semakin besar dana darurat yang harus kita persiapkan.

Sampai di sini sudah pasti ngerti kan. Nah, yang jarang dijelaskan adalah bagaimana cara kita mengumpulkan dana darurat tersebut. Mengapa? Karena justru disitulah letak kunci keberhasilan dalam anda mengumpulkan dana darurat. Kali ini akan kita bahas bagaimana sih cara mengumpulkannya.

Buat Menabung Menjadi Bagian Dari Bujet Bulanan Anda
Banyak orang berkeinginan menabung setelah mereka punya sisa uang setiap bulan. Alhasil tidak ada yang berhasil menabung.

Yes, ada istilah mengatakan semakin tinggi penghasilan semakin tinggi pengeluaran. Dengan kata lain, berharap setiap bulan ada sisa, hampir merupakan keajaiban bagi sebagian besar orang Indonesia.

Jadi apa yang harus anda lakukan? Orang bule bilang "pay your self first", yang artinya "bayarlah diri anda terlebih dahulu sendiri." Maksudnya adalah jadikan menabung menjadi bagian dari anggaran pengeluaran bulanan seperti halnya pengeluaran anda lainnya seperti bayar listrik, telepon, sewa dan lain-lain.

Buat Rekening Terpisah
OKe anda sudah berhasil menyisihkan uang setiap bulan di awal dan didiamkan di dalam rekening tabungan anda. Apa yang kemudian terjadi? Niscaya uang anda akan "terpakai."

Itulah sebabnya mengapa banyak orang tidak bisa menabung ketika mereka membiarkan uang yang sudah mereka sisihkan masih ada di rekening tabungan harian yang sama yang mereka pergunakan untuk membayar tagihan-tagihan.

Jadi apa yang harus dilakukan? Buatlah rekening terpisah. Ketika anda sudah menyisihkan uang maka pindahkan uang tersebut ke rekening terpisah ini.

Buat Rekening Terpisah di Bank Berbeda
OK anda sudah membuat rekening terpisah dari rekening transaksi tagihan bulanan anda, dan uang sudah dimasukkan ke rekening terpisah tersebut. Lalu, kenapa uangnya masih habis?

Nah itu dia ternyata oh ternyata memisahkan rekening berbeda tapi di bank yang sama juga belum tentu menjamin uang anda tidak anda pakai. Karena berada pada bank yang sama kemungkinan memudahkan anda mengakses rekening dana darurat tersebut.

Itulah sebabnya lebih dianjurkan untuk menempatkan pada rekening terpisah di bank yang berbeda. Dengan harapan anda tidak mudah mengakses apabila dana tidak berada pada rekening yang sama. Semakin sulit dan merepotkan anda mengakses, semakin besar kemungkinan dana darurat anda akan terkumpul.

Ini baru sebagian kecil dari cara mengumpulkan dana darurat. Pembahasan lebih lengkap dan detil bisa didapatkan di workshop keuangan dan artikel berikutnya.

Untuk workshop keuangan yang direkomendasikan yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia http://ow.ly/NbPy30gC3Dy atau tim AAM & Associates http://ow.ly/pxId30gC3BB.

Di luar kota, dibuka kelas di Bali untuk warga Bali dan sekitarnya atau anda yang ingin belajar sambil liburan info http://bit.ly/PMDPS02, dan bagi yang ingin belajar Cara Kaya dengan reksa dana di Bali, info http://bit.ly/RDDPS02.

Selain Bali dibuka juga kelas di Yogya, info http://bit.ly/PMJGS18 dan di sini http://bit.ly/RDJGS18. Di akhir bulan Maret dibuka lagi workshop mengelola gaji bulanan biar nggak cepat habis, info http://bit.ly/PMM0318 dan cara kaya dengan reksa dana, info http://bit.ly/WRD0318.

Siap-siap juga awal bulanan ramadan ada kelas Perencanaan Keuangan Syariah juga, info http://bit.ly/IFP0518, kelasnya hanya setahun sekali lho di bulan ramadan saja.

Sementara untuk ilmu yang lengkap, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning di sini http://bit.ly/BFP0418.

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik t.me/seputarkeuangan.

Di artikel berikutnya akan kami tambahkan lagi tips dan trik tabungan bulanan agar rekening dana darurat anda bertambah untuk berjaga-jaga dalam kondisi darurat. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed