Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 05 Apr 2018 07:44 WIB

Perlukah Asuransi Pendidikan? (1)

Meydian Eka Rini - Aidil Akbar Madjid & Partners - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Setiap orang tua pasti ingin putra-putrinya mendapatkan pendidikan yang terbaik. Oleh karena itu dana pendidikan menempati prioritas utama tujuan keuangan dalam keluarga. Orang tua mana yang tidak ingin putra-putrinya menuntut ilmu di sekolah yang berkualitas?

Namun biaya pendidikan,khususnya biaya perguruan tinggi saat ini sangatlah besar. Setiap tahunnya biaya pendidikan di Indonesia naik secara signifkan. Selain tabungan dewasa ini banyak sekali masyarakat yang mengambil asuransi pendidikan sebagai cara untuk menyiapkan dana pendidikan untuk putra-putri mereka.

Dengan mengambil asuransi pendidikan mereka berpikir akan mendapatkan manfaat proteksi apabila terjadi resiko di kemudian hari.

Berbicara tentang dana pendidikan sebagian orang tua pasti akan lebih memilih asuransi pendidikan. Namun sebenarnya perlukah asuransi pendidikan?

Yang harus kita lakukan pertama kali adalah apa saja yang diperlukan oleh anak untuk pendidikannya. Dalam hal ini yang diperlukan bukan hanya uang SPP sekolah saja akan tetapi mencakup semua biaya selama menempuh pendidikan misalnya biaya kost (apabila jauh dari rumah), biaya hidup menjadi anak kost, dan biaya lainnya.

Dan yang kedua adalah kita harus tahu menggunakan instrumen investasi apa untuk menyiapkan dana pendidikan. Yang paling penting juga kita harus tau apa itu asuransi pendidikan dan fitur-fiturnya supaya kita tidak menyesal di kemudian hari.

Sebenarnya yang kita butuhkan adalah dana pendidikan bukan asuransi pendidikan. Kita bisa menyiapkan dana pendidikan dengan berbagai instrumen investasi misalnya emas, reksa dana,dan juga asuransi. Namun kita harus fokus pada berapa dana yang kita butuhkan bukan pada produk investasinya.

Untuk mengetahui kecukupan dana pendidikan yang kita perlukan maka kita harus melakukan perencanaan dan menghitung berapa dana yang kita butuhkan. Mengapa? Karena setiap tahun biaya pendidikan mengalami kenaikan sebesar kurang lebih 15-20% per tahunnya.

Silakan anda melakukan survei ke sekolah favorit tujuan anda untuk mengetahui biaya nya lalu seorang perencana keuangan bisa membantu menghitungnya dengan bantuan metode Time Value Money. Banyak sekali masyarakat sekitar kita yang salah dalam menghitung dana pendidikan.

Biaya kuliah kedokteran salah satu perguruan tinggi negeri saat ini bisa mencapai kurang lebih Rp 200 juta maka 10 tahun lagi bisa mencapai kurang lebih Rp 10 miliar. Anda bisa membayangkan betapa tingginay biaya pendidikan.

Apa sih asuransi pendidikan?

Menurut undang-undang no.2 tahun 1992. Asuransi adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung dengan menerima premi asuransi untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti atau memberikan pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Bisa dilihat di atas bahwa secara definisi saja asuransi sudah sangat njelimet alias sulit dimengerti, padahal penjelasan dan penjabaran tentang produk keuangan asuransi di atas digunakan di dalam undang-undang.


Nah, untuk mengerti lebih dalam dan detail biasanya dibahas di kelas dan workshop keuangan seperti workshop mengelola gaji di mana ada materi tentang asuransi. Kelas dan workshop yang direkomendasikan adalah yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia https://ow.ly/NbPy30gC3Dy atau tim AAM & Associates http://ow.ly/pxId30gC3BB.

Di Jakarta dibuka workshop Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan sehari info http://bit.ly/PMM0418 dan Belajar Menjadi Kaya Raya dengan Reksa Dana, info http://bit.ly/WRD0418.

Sementara, di luar kota, dibuka worshop sehari Mengelola Gaji di Surabaya info http://bit.ly/PMSUB18 dan Workshop Kaya dengan Reksa Dana info http://bit.ly/RDSUB18.

Sementara untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning di sini http://bit.ly/BFP0418.

Siap-siap juga awal bulanan Ramadan ada kelas Perencanaan Keuangan Syariah juga, info http://bit.ly/IFP0518, kelasnya hanya setahun sekali lho di bulan Ramadan saja.

Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik t.me/seputarkeuangan atau membaca artikel-artikel Kami yang terangkum dalam www.shilafinancial.com.

Dalam artikel sambungan berikutnya akan kita bahas lagi lebih detil apa itu asuransi pendidikan, sehingga menjawab pertanyaan yang tercantum di dalam judul artikel ini, Perlukah Asuransi Pendidikan?

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com