Dan yang kerap menjadi pertanyaan orang adalah, bagaimana bisa saya berbagi tanpa kehabisan materi.
Dalam tulisan sebelumnya sudah dibahas apa saja sih topik bahasan yang bisa memberikan materi sedemikian banyak. Akan tetapi topik tersebut sendiri baru sebatas persiapan perencanaan keuangan yang di kami disebut dengan Financial Check Up.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah topik financial preparation, kemudian masuk ke pembahasan tentang asuransi. Asuransi sendiri ada asuransi kesehatan, asuransi jiwa dan asuransi aset (rumah, mobil), serta asuransi lainnya.
Masing-masing pembahasan asuransi bisa diulik dan dibahas ke dalam beberapa topik bahasan. Menurut pengalaman saya, topik asuransi jiwa saja pernah saya bahas menjadi 10-12 topik bahasan berbeda untuk materi siaran radio, tv dan materi tulisan. Banyak kan?
Itu baru asuransi jiwa lho, tapi memang membahas tentang asuransi jiwa khususnya menarik mengingat sebagian besar orang Indonesia salah beli asuransi jenis tersebut.
Ketika memasuki perhitungan tujuan keuangan, disini bahasannya menjadi tidak terbatas. Mengapa demikian? Karena setiap orang pasti punya tujuan keuangan yang berbeda-beda tergantung dari usia, pasangan, penghasilan, profil risiko, sifat, karakter, dan banyak hal lainnya.
Satu topik bahasan contohnya Dana Pendidikan atau Dana Pensiun saja bisa dilihat dari berbagai sudut pandang dengan memberikan berbagai solusi keuangan.
Sehabis membahas tentang tujuan keuangan biasanya kemudian dibarengi dengan pertanyaan, terus saya harus investasi ke mana? Atau pakai produk yang mana?
Naaaah, ketika membahas tentang produk keuangan ini, sky is the limit, alias tidak ada batas ujungnya. Satu produk keuangan bisa dibahas dengan sudut pandang yang berbeda (biasanya saya bahas dari 3-4 sudut pandang) tinggal dikalikan jumlah produk keuangan yang ada di masyarakat. Belum lagi bahasan tentang produk keuangan abal-abalan, dan cara indentifikasinya. Kebayang kan banyaknya?
Terakhir perencana keuangan juga membahas tentang waris, perjanjian pisah harta dan harta gono gini lho. Yes, perencanaan keuangan tidak hanya menghitung keuangan ketika anda masih hidup, tapi juga apa yang terjadi dengan keuangan dan aset anda ketika anda sudah meninggal dunia nanti.
Kalau dulu topik ini tabu untuk dibicarakan, setelah kami melakukan sosialisasi dan edukasi banyak anggota masyarakat yang sekarang sudah terbuka untuk membicarkan hal ini. Terlebih mereka melihat sendiri banyaknya permasalahan yang timbul dikarenakan harta waris.
Ilmu waris sendiri ada beberapa jenis dan ini bisa dibahas satu persatu dalam topik pembahasan yang berbeda.
Selain waris yang tidak kalah mulai popular sekarang adalah pembahasan tentang harta gono gini dan perjanjian pisah harta. Dengan semakin meningkatnya jumlah perceraian di masyarakat, maka banyak dari masyarakat yang mulai belajar dan ingin mengerti mengenai perjanjian pisah harta ini dan konsekwensinya ke aset mereka.
Nah membaca uraian dari tulisan ini dan tulisan sebelumnya, bisa dibayangkan betapa banyaknya materi yang bisa dijadikan bahan pembahasan. Sehingga terkesan bahwa materi saya tidak pernah habis. Ini belum memperhitungkan materi tips dan trik ya, serta hal-hal detil lainnya.
Itulah sebabnya saya sudah menulis di kolom di sini sejak tahun 2011 akan tetapi tetap tidak kehabisan materi.
Lalu untuk pertanyaan, apakah tidak takut bila mengajarkan materi ini kemudian orang bisa melakukannya sendiri alias saya jadi tidak laku? Jawabannya tidak.
Karena meskipun hal ini terlihat mudah tapi dalam penerapannya sehari-hari tidak semudah yang dibayangkan. Butuh perhitungan yang benar dan matang serta scenario yang berbeda untuk kondisi yang berbeda.
Nah, untuk hal ini sebenernya bisa dipelajari tapi tidak melalui tulisan, karena biasanya tulisan tersebut terbatas.
Baca juga: Cerita Seputar Menulis Tentang Keuangan (1) |
Akan lebih mudah dan enak untuk belajar tentang perencanaan keuangan melalui tatap muka di kelas dan workshop yang dilaksanakan oleh tim IARFC Indonesia atau tim AAM & Associates.
Di Jakarta dibuka workshop sehari tentang bagaimana cara Mengelola Gaji dan Mengatur Uang bulanan dan Belajar dan Teknik Menjadi Kaya Raya dan juga workshop sehari tentang Reksadana. Ada juga workshop khusus tentang Asuransi membahas Keuntungan dan Kerugian dari Unitlink yang sudah anda beli.
Karena banyak permintaan, dibuka lagi workshop Komunikasi yang memukau lawan bicara anda (menghipnotis), cocok untuk anda orang sales & marketing, untuk komunikasi ke pasangan, anak, boss, anak buah, ke siapapun, info.
Untuk ilmu yang lebih lengkap lagi, anda bisa belajar tentang perencanaan keuangan komplit, bahkan bisa jadi konsultannya dengan sertifikat Internasional bisa ikutan workshop Basic Financial Planning dan workshop Intermediate dan Advance Financial Planning di Pertengahan Info lainnya bisa dilihat di www.IARFCIndonesia.com (jangan lupa tanyakan DISKON paket)
Anda bisa diskusi tanya jawab dengan cara bergabung di akun telegram group kami "Seputar Keuangan" atau klik di sini .
Sekarang paham kan mengapa profesi dan materi Perencanaan Keuangan ini menjadi sangat menarik untuk dibahas dan menjadikan bahannya tidak pernah habis-habis dipakai sebagai materi pembahasan.
Itulah sebabnya, mereka yang sudah terjun langsung di dunia ini biasanya akan merasa tertantang untuk bisa memberikan solusi yang terbaik bagi klien mereka dan bagi masyarakat.
Disclaimer: artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Redaksi detikcom tidak bertanggung jawab atas isi artikel yang dikirim oleh mitra. Tanggung jawab sepenuhnya ada di penulis artikel. (ang/ang)











































